AYOJAKARTA.COM – Dalam persidangan kasus tewasnya Brigadir J di PN Jakarta Selatan 2 Januari 2022, dihadirkan supir Ferdy Sambo yakni Kuat Maruf.
Pada sidang lanjutan hari ini kuasa hukum dari terdakwa Kuat Maruf menghadirkan saksi ahli yang meringankan.
Sehubungan dengan persidangan hari ini yang menghadirkan Kuat Maruf, kuasa hukum keluarga Brigadir J memberikan pendapat.
Baca Juga: Bingung dengan Aturan Pajak Penghasilan Terbaru yang Dinaikan jadi Rp5 Juta? Berikut Penjelasannya!
“Saya pikir sudah jelas ya, sudah diuraikan dalam dakwaan jaksa penuntut umum, juga sudah dipaparkan melalui pembuktian,” ujarnya.
Terkait peran Kuat maruf dalam peristiwa tewasnya Brigadir Joshua, Martin memberikan sejumlah paparan.
“Kuat itu ikut lho, satu lift bareng sama Putri Candrawati, Kuat juga membawa pisau,” tambah Martin.
Selain kedua hal yang sudah dinyatakan dalam persidangan tersebut, Martin juga mengingatkan peran Kuat Maruf lainnya.
Baca Juga: Kylian Mbappe Mau Banget Ousmane Dembele Ada di PSG, Kenapa?
“Kuat juga yang menganjurkan Putri Candrawati untuk menelpon suaminya dengan mengatakan jangan sampai ada duri dalam daging dalam keluarga,”
Martin juga mengingatkan bahwa pada saat eksekusi Brigadir J, terdakwa Kuat juga ada dalam Tempat Kejadian Perkara.
Dengan melihat sejumlah hal itu, kuasa hukum keluarga Brigadir J ini memberikan kesimpulan.
“Jadi tidak bisa dilihat bahwa Kuat Ma'ruf serta Ricky Rizal ini pasif saja, tidak; mereka aktif,” jelas Martin serya mempertegas.
“Berdasarkan rekonstruksi dan kesaksian Eliezer, Kuat ketika menarik Joshua dihempaskan juga ke bawah, polisi diperlakukan seperti itu oleh sipil ini kurang ajar,” pungkasnya.
Terkait dengan peran Kuat Maruf, Adrianus Meliala selaku Guru Besar Kriminolog Universitas Indonesia memberikan tanggapan lain.
“Saya memang melihat bahwa ada hal-hal yang tidak terungkap, tidak jadi bukti di persidangan,” jelas Adrianus.
Adrianus juga memaparkan alasan yang melatar-belakangi sehingga dirinya memberi pernyataan.
Baca Juga: Perppu Cipta Kerja Diterbitkan, Bagaimana Nasib Kaum Buruh?
“Saya sebagai Kriminolog percaya dengan pola, namun sayangnya pola tersebut tidak terungkap di persidangan, “ pungkas Adrianus.
Demikian informasi mengenai tanggapan Martin Lukas mengenai persidangan Kuat Maruf seperti dikutip Ayojakarta pada 2 Januari 2022 dari kanal Youtube KompasTV. ***

Share this article
sidang lanjutan hari ini kuasa hukum dari terdakwa Kuat Maruf menghadirkan saksi ahli yang meringankan. Martin Simanjuntak ungkap ini