AYOJAKARTA.COM - Ayah Brigadir Yosua akhirnya dipertemukan dalam satu meja dengan kedua orang tua Bharada E.
Masih di momen Natal, tepatnya pada Selasa 27 Desember 2022, ayah Brigadir Yosua bersama sang istri dan kuasa hukumnya dipertemukan dengan orang tua Bharada E.
Pertemuan antara ayah Brigadir Yosua dengan orang tua Bharada E menjadi momen tak biasa.
Pertemuan dua keluarga tersebut bertujuan untuk mendamaikan dan saling memaafkan atas apa yang telah terjadi sebelumnya.
Dikutip ayojakarta dari TikTok @sitastasnambur88 pada Kamis 29 Desember 2022 berikut ulasannya.
Kamaruddin Simanjuntak dan Martin Lukas Simanjuntak selaku kuasa hukum Brigadir J turut mendampingi momen tersebut.
Pada kesempatan tersebut, ibunda Richard Eliezer juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Brigadir J.
Ia juga mendoakan keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat selalu dalam keadaan baik.
Hal yang sama juga dilakukan Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak yang sepertinya sudah memaafkan Richard Eliezer sebab telah mengakui kesalahannya dan membela putranya di pengadilan.
“Pertemuan ini sesuai dengan rencana yang diadakan oleh Metro. Apapun yang dibuat Richard dalam kasus pembunuhan itu, dia siap seperti yang disaksikan di persidangan. Apapun konsekuensinya, dia siap sampai membela Yosua. Pertahankan kebenaran dan keadilan buat Yosua dan dia siap untuk menerima konsekuensinya sesuai dengan perkataannya,” ujar Rosti Simanjuntak.
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat juga turut memberikan pesan dalam pertemuan tersebut.
Seperti biasa, ayah Brigadir J selalu berkata dengan pembawaannya yang tenang dan bijak.
Menurut Samuel Hutabarat, kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua, khususnya orang tua yang tak hanya mendidik anak di bangku sekolah.
Melainkan mendidiknya agar senantiasa dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Pesan saya di dalam pertemuan ini yang di fasilitasi Metro TV Jakarta, hikmat yang saya ambil di sini untuk pembelajaran bagi orang tua yang salah. Di sini sebenarnya bukan yang orang tua, anak adalah anak. Satu yang salah, satu si korban dalam hal ini menurut persidangan pun sudah. Si Eliezer terus terang terbuka untuk menyaksikan apa yang dia lihat dan apa yang dia rasakan pada waktu kejadian tanggal 8 Juli yang lalu,” ujar Samuel Hutabarat.
“Oleh karena itu, bagi kita semua orang tua agar kita menjadi anak kita jangan hanya mendidik di sekolah tapi yang utama kita didik mendekatkan diri kepada Tuhan,” tambahnya.***

Share this article
Berikut pesan haru ayah Brigadir Yosua kepada orang tua Bharada E saat dipertemukan dalam satu meja.