AYOJAKARTA.COM – Hari ini terdakwa Richard Eliezer bersaksi dihadapan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam persidangan.
Mengejutkan, dengan berani Richard Eliezer tetap memberikan keterangan terkait peristiwa di Duren Tiga sesuai dengan pendiriannya.
Bahkan Richard Eliezer juga membawa bukti mengejutkan, berupa foto yang didalamnya terdapat gambar tangan Putri Candrawathi memakai gelang dan juga kaki Ferdy Sambo.
Foto yang dibawa Richard Eliezer ke persidangan tersebut terkait dengan bukti bahwa Putri Candrawathi mengetahui betul perihal penyerahan uang dan handphone usai penembakkan Brigadir J.
Namun dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @emiranm_ pada (13/12/2022) seperti yang diduga, keterangan yang disampaikan oleh Richard Eliezer tersebut sudah pasti akan dibantah oleh Ferdy Sambo.
Dan benar saja, Ferdy Sambo kemudian menyampaikan 8 bantahan atas keterangan Richard Eliezer berikut ini.
1. Soal senjata steyr
Ferdy Sambo membantah keterangan saksi soal senjata steyr dengan mengatakan, “Pertama terkait dengan senjata steyr itu tidak melekat diistri saya itu hanya digunakan pada perjalanan keluar kota oleh ajudan.”
Baca Juga: Ferdy Sambo Tak Berkutik, Richard Eliezer Tunjukan Bukti Foto Dirinya Dijanjikan Uang Rp1 Miliar
2. Isolasi di Rumah Bangka
Keterangan saksi soal isolasi di kediaman Bangka juga dibantah oleh Ferdy Sambo dengan mengatakan seperti berikut.
“Kemudian yang kedua saksi menyatakan bahwa pas isolasi di Bangka itu juga tidak benar karena kemungkinan saksi hanya 10 hari dinas ada kegiatan lepas dinas juga yang mungkin tidak melihat kegiatan kami di Duren Tiga,” ujar FS
3. Skenario penembakkan
Hampir seluruh pernyataan Richard Eliezer soal skenario untuk menghabisi nyawa Brigadir J juga dibantah.
“Nah selanjutnya saya kira juga dalam kesaksian saya kemarin pasti akan berbeda pada keterangan saksi pada hari ini mulai di lantai tiga istri ada di samping saya, harus kasih mati anak ini, nanti kamu bunuh Joshua, kemudian kau tambahkan amunisi, serahkan peluru, kemudian permintaan senjata HS ini pasti akan saya bantah dalam kesaksian ini.” jelas Ferdy Sambo.
Baca Juga: Direktur Utama PT PNM Sabet TOP CEO Bisnis Indonesia Awards 2022
4. Peristiwa penembakkan di Duren Tiga
Termasuk juga saat peristiwa penembakkan yang begitu cepat versi Richard Eliezer juga banyak dibantah oleh Ferdy Sambo.
“Selanjutnya terkait dengan di Duren Tiga sudah isi senjatamu, sini kamu pegang lehernya berlutut, woy kau tembak tiga empat kali kemudian sisanya saya menembak, kemudian saya maju, kemudian juga saya melakukan penembakkan, kemudian waktu menembak saksi mengatakan tidak maju itu sangat jelas bahwa saksi maju ke depan, silahkan hakim yang menilai, kemudian kokang senjata pakai sarung tangan hitam kemudian kamar setengah terbuka karena saya masuk menjemput istri saya itu saya jelas-jelas membuka pintu,” ujar Sambo.
Baca Juga: Viral Mahasiswa Gunadarma Lakukan Pelecehan Seksual, Dihakimi Massa
5. Ruang Biro Provos
Bantahan Ferdy Sambo selanjutnya adalah saat di ruangan Biro Provos yang terjadi sebenarnya menurut FS adalah seperti berikut.
“Dan terkait dengan saksi di lantai 3 Biro Provos itu ruangan kecil, saya pikir juga saksi mengetahui bahwa saya memberikan penjelasan ke Ricky dan Kuat,” kata Ferdy Sambo kepada hakim.
6. Soal uang dan HP
Meski Ricky Rizal pernah menuturkan keterangan yang sama dengan Richard Eliezer perihal kompensasi setelah penembakkan, namun Ferdy Sambo tetap membantah.
“Kemudian yang ditanggal 10 juga itu tidak pernah saya janjikan uang dan handphone itu saya yang berikan, karena handphone itu berada di meja depan ruangan saya,” jelas Ferdy Sambo.
Baca Juga: Sesar Cugenang Jadikan 9 Desa di Cianjur Zona Bahaya, BMKG Ungkap Tak Boleh Jadi Hunian: Terlarang!
7. Tidak tahu soal keterangan tanggal 6
Ferdy Sambo menegaskan dalam bantahannya bahwa ia sama sekali tidak mengetahui keterangan pada tanggal 6 karena posisinya sudah dikasus.
“Kemudian yang selanjutnya yang mulia saya sampaikan bahwa ternyata keterangan kebohongan tanggal 5 itu lah yang kemudian saya dijemput oleh bintang dua dibawa ke Mabes Polri dan kemudian saya dikasus,” ujar Sambo.
Ia menambahkan, “Saya tidak pernah tahu keterangan-keterangan tanggal 6, tanggal 8 lah setelah istri saya diancam akan ditersangkakan saya sampaikan apa adanya tapi nyatanya ternyata juga ditersangkakan dan diterdakwakan, ini perlu saya sampaikan.”
Baca Juga: 7 Sesar Aktif Mengancam Pulau Jawa, Ujung Barat sampai Timur Berpotensi Diguncang Gempa Bumi!
8. Soal ‘hajar’ dan ‘tembak’
Bantahan Ferdy Sambo yang terakhir ini paling menyita publik, dimana Sambo sambil menangis meminta Richard Eliezer untuk turut serta bertanggungjawab atas kematian Brigadir J.
“Kemudian yang terakhir yang mulia, kalaulah saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar kemudian saksi melakukan atau menerjemahkan itu perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab, tapi kita berdua yang bertanggung jawab, Kuat, Ricky, istri saya jangan kau libatkan!” ungkap Ferdy Sambo sambil menangis.
Ia juga mengatakan, “Saya akan bertanggungjawab terhadap yang saya lakukan tapi saya tidak akan bertanggung jawab terhadap apa yang tidak saya lakukan.***

Share this article
Richard Eliezer dengan berani tetap memberikan keterangan terkait peristiwa di Duren Tiga sesuai dengan pendiriannya. Ferdy Sambo membantah