AYOJAKARTA.COM – Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan lagi-lagi menyinggung pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Kali ini mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyinggung mengenai Proyek Strategis Nasional (PNS) yang dinilai menjadi titipan pihak-pihak tertentu.
Hal ini disampaikan oleh Anies Baswedan saat memberikan sambutan di Rakernas Partai Masyumi yang disiarkan di kanal YouTube MasyumiTV pada Sabtu, 30 September 2023.
“Rujukannya rencana jangka panjang, turunanya rencana jangka menengah dan turunannya kemudian PNS. Merujuk ke sana,” ungkap Anies Baswedan.
“Tapi kalau itu tidak dilakukan dengan baik, PNS itu kemudian jadi titipan kanan kiri yang masuk tanpa kita ketahui bagaimana proses itu disusun,” lanjutnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Akan Prioritaskan Pembangunan Desa Jika Terpilih Jadi Presiden 2024
Bacapres dari Koalisi Perubahan ini menyebut bahwa PNS seharusnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Dan ketika titipan kanan kiri, konsekuensinya dirasakan oleh masyarakat. Ini kita kembali perlu luruskan, sehingga apa yang menjadi kebijakan–kebijakan itu mencerminkan tujuan awal,” ujar Anies Baswedan.
Oleh karenanya, jika nanti dirinya terpilih menjadi presiden dalam Pilpres 2024 mendatang, Anies Baswedan berjanji akan memperbaiki hal ini.
“Insya Allah ini bagian perbaikan metode yang akan dikerjakan lebih baik, maka manfaat kehidupan bernegara kita bisa dirasakan masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Baca Juga: Ahmad Heryawan Yakin Anies Baswedan Mampu Raup Suara 80 Persen di Jawa Barat
Ternyata penuturan Anies Baswedan mengenai PNS titipan kanan kiri ini langsung ditanggapi oleh Presiden Jokowi dan bacapres Ganjar Pranowo.
Presiden Joko Widodo meminta agar ditunjukan proyek yang mana dan siapa saya yang nitip di proyek tersebut.
“Ya ditunjuk saja proyek mana, yang nitip siapa?” kata Jokowi.
Sementara bakal capres dari PDIP, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa kritik perlu dibuktikan dengan fakta untuk menghindari spekulasi dan salah interpretasi.
“Disebutin aja datanya secara terbuka yang nitip siapa, pakai data. Kalau pakai data nanti tidak akan membikin orang punya interpretasi lain,” ungkap, Ganjar Pranowo dikutip AyoJakarta.com dari unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Senin, 2Oktober 2023.
Baca Juga: Bertemu Kyai Sepuh di Jawa Timur, Anies Baswedan dan Cak Imin Dapat Pesan Khusus!
“Kasih aja datanya dibuka, telanjang itu bagus. Itu titipan kiri kanan itu siapa, dibuka aja. Dugaan saya tidak ada yang bisa mengungkapkan data itu, kalau ada dibuka jadi tidak menimbulkan spekulasi,” tandasnya.
Proyek strategis nasional yang dikritik Anies Baswedan merupakan proyek pemerintahan Presiden Jokowi.
Proyek ini dilaksanakan pemerintahan pusat, daerah dan atau badan usaha untuk pertumbuhan dan pemerataan pembangunan.***

Share this article
Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan lagi-lagi menyinggung pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.