AYOJAKARTA.COM - Bakal calon presiden Anies Baswedan enggan menjawab pertanyaan wartawan soal tudingan 'titipan' di proyek nasional.
Hal itu terjadi saat Anies bersafari politik di Kebumen Jawa Tengah, Senin 2 Oktober 2023.
Setelah acara selesai, Anies sempat memberikan waktunya kepada awak media. Beberapa saat kemudian seorang wartawan menanyakan "titipan itu untuk PSN mana saja pak, kalau boleh tau pak, salah satunya pak?"
Baca Juga: Tes IQ dalam 30 Detik: Bisa Temukan Kucing di Gambar Ini? Uji Kemampuan Imajinasi dan Analogimu!
Namun Anies tidak menjawab pertanyaan tersebut, meski beberapa wartawan kembali melontarkan pertanyaan yang sama.
Diberitakan sebelumnya di ayojakarta.com, Anies secara terang-terangan menyentuh pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait Proyek Strategis Nasional (PSN).
Anies berpendapat bahwa PSN dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sehingga mengorbankan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Anies, PSN seharusnya diatur sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Terkait hal ini, Anies berkomitmen untuk membenahinya jika ia terpilih menjadi Presiden.
Baca Juga: Resmi! Jordi Amat Dicoret dari Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam, Ini Pemain Penggantinya
Tudingan Anies itu direspons oleh Ganjar Pranowo
Ganjar menantang Anies untuk membuktikan pernyataannya mengenai PSN "titipan" dengan data yang kuat dan terbuka.
Ganjar meminta agar data tersebut dapat memperlihatkan siapa yang menjadi titipan, dan dia menekankan pentingnya transparansi dalam menjaga integritas dan kepercayaan dalam proses politik.
"Disebut saja datanya secara terbuka, yang titip siapa? Pakai data," kata Ganjar di Surabaya pada tanggal 1 Oktober 2023.
Ganjar, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, berharap bahwa sindiran Anies mengenai PNS sebagai "titipan" harus diungkap secara jelas kepada publik agar tidak hanya menjadi dugaan tanpa bukti yang kuat.
"Kalau pakai data, tidak akan membuat orang punya interpretasi lain. Kasih aja datanya, dibuka telanjang, itu bagus. Buka saja, dugaan saya tidak (ada) yang bisa mengungkap data itu. Buka saja jangan spekulasi," tegas Ganjar.
Ganjar berpendapat bahwa jika klaim Anies benar dan didukung oleh data yang sah, maka harus diungkapkan secara terbuka kepada publik. Dalam hal ini, Ganjar mempromosikan transparansi sebagai prinsip kunci untuk menjaga integritas dan kepercayaan dalam proses politik.

Share this article
Bakal calon presiden Anies Baswedan enggan menjawab pertanyaan wartawan soal tudingan 'titipan' di proyek nasional.