AYOJAKARTA.COM – Pengacara Alvin Lim kembali membuat heboh jagad maya setelah membongkar praktik pemerasan terhadap para tahanan di lapas.
Pernyataan Alvin Lim soal adanya praktik pemerasan di lapas tersebut viral dan salah satunya diunggah TikTok @soultalker__ pada Selasa (10/1/2024).
Alvin Lim dengan tegas menyebut bahwa tahanan yang memiliki uang bisa membeli handphone yang dapat digunakan untuk komunikasi.
“Informasi buat teman-teman ya seluruh orang di lapas dan rutan yang punya duit dan juga di rumah sakit pengayoman yang punya duit ya, yang mampu beli handphone itu punya handphone teman-teman,” bongkar Alvin Lim.
“Ya, nanti kalau perlu saya buktikan, saya telepon mereka satu per satu ya biar supaya diangkat. Ketika diangkat kalian bisa lihat bagaimana saya menelepon orang-orang yang sedang ada di lapas dan mereka bisa berkomunikasi teman-teman,” lanjutnya.
Dirinya kemudian mengatakan bahwa larangan soal membawa alat komunikasi di dalam lapas adalah omong kosong.
“Jadi aturan nggak boleh pakai handphone itu bullshit ya. Ketika saya bilang saya klarifikasi saya bilang apa namanya Sambo itu apa namanya, itu saya tahu karena saya teleponin semua orang dan termasuk pejabat saya ini komunikasi bahkan sampai petugas-petugas mereka dan kepala mereka teman-teman ya ke kalapas mereka, ke wakil kalapas, saya telepon-teleponan sama mereka,” ujar Alvin Lim.
"Bukan cuma saya, semua tahanan tipikor kalau ada masalah mereka bisa telepon ke Kalapas Salemba langsung, mereka ada nomor teleponnya dan mereka ada setoran,” lanjutnya.
Baca Juga: Hotman Paris Blak-blakan Sindir 'Keakraban' Anies dan Ganjar: Prabowo vs 2 Capres?
Alvin Lim juga membongkar para tahanan baru yang ingin lepas dari mapenaling tinggal membayar sejumlah uang.
“Itu bukan hanya setoran setiap minggu di lapas dan di rutan tetapi ketika pertama kali mereka masuk mapenaling, anda bisa lepas dari mapenaling dengan cara bayar uang, ya kalau nggak ke kalapas ke KPLP, itu adalah orang nomor 2 di lapas dia kepala pengamanan,” ujar Alvin Lim.
“Kalau tidak, maka anda bisa satu atau dua minggu di mapenaling. Jadi bayar itu kalau mau lepas dari mapenaling berapa juta,” lanjutnya lagi.
Baca Juga: Fakta Baru, Rismon Sianipar Ungkap Nama Orang yang Memanipulasi Rekaman CCTV Jessica Wongso!
Hal lebih mengejutkan yang dibongkar Alvin Lim adalah terkait tahanan yang bisa membeli kamar di dalam lapas.
“Setelah lepas dari mapenaling, kalau anda mau kamar yang bagus, anda bisa pilih mau kamar sendiri, mau kamar berdua, mau kamar bertiga, berlima ya tentu kamar yang lebih eksklusif lebih mahal,” terangnya.
Alvin Lim menceritakan ada satu tahanan yang ia kenal saat sama-sama di lapas, di mana tahanan tersebut membeli tiga kamar dengan harga miliaran rupiah.
“Saya ada tahu satu orang di Lapas Salemba itu yang bayar untuk beli tiga kamar sekaligus, itu senilai Rp 1,5 miliar. Itu dia bayar untuk mendapatkan tiga kamar, untuk beli tiga kamar,” tutur Alvin Lim.
“Yang satu untuk tamping dia, jadi tamping itu tahanan-tahanan tapi jadinya jadi pembantu dari tahanan, yang kedua dia punya kamar juga untuk taruh gudang-gudang ya, yang satunya lagi kamar untuk dirinya sendiri,” ungkapnya lagi.
Baca Juga: Sindiran Alvin Lim untuk Mahfud MD: Mau Jadi Wapres, Cek Fakta Aja Nggak Bisa Gimana Ngurus Negara
Atas fenomena yang diketahuinya secara langsung tersebut, Alvin Lim menyebut para tahanan di lapas sebenarnya cukup kasihan lantaran hanya jadi objek pemerasan.
“Jadi tahanan itu sebenarnya kasihan karena jadi bahan pemerasan ya. Jadi penjahat atau orang yang bersalah di sana itu nggak bertobat, mereka di sana itu cuma jadi bahan pemerasan doang,” kata Alvin Lim.
Tak hanya itu, Alvin Lim juga menyinggung penegak hukum di lapas yang justru menjadi pelaku pemerasan tersebut.
“Yang jadi penegak hukum juga bukan jadi penegak hukum di sana tapi mereka jadi penjahat dan pemeras,” ucap Alvin Lim.
“Itulah yang dilakukan Ketua KPK, Wakil Ketua Menkumham, ya orang-orang yang udah ketangkap basah itu ya seperti itu, yang lainnya belum ketangkap basah kaya Johar Rusdan ini,” pungkasnya.***

Share this article
Bongkar habis kebobrokan di lapas, Alvin Lim sebut tahanan bisa beli kamar dengan harga miliaran rupiah.