AYOJAKARTA.COM -- Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada tahun 2016 silam masih jadi perbincangan yang hangat.
Benang kasus yang semakin kusut, seolah membuat warganet bertanya-tanya kemana arah kasus ini akan dibawa.
Saking kusutnya, seorang pemuda bernama Pegi Setiawan asal Cianjur, Jawa Barat ikut terseret.
Baca Juga: Momen Susno Duadji Buat Ibu Pegi Setiawan Menangis, Ternyata karena Hal Ini
Kemiripan namanya dengan DPO yang dirilis Polda Jabar membuatnya dituduh sebagai pembunuh Vina Cirebon yang sesungguhnya.
Mendengar hal tersebut, mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menyambangi kediaman Pegi Setiawan di Cianjur.
Kedatangannya tersebut untuk melakukan pendampingan sosial kepada Pegi yang telah dituduh sebagai pembunuh.
“Jadi saya ini ingin selalu melakukan pendampingan sosial pada siapapun agar orang yang susah itu tidak terus menerus mengalami kesusahan," kata Dedi Mulyadi dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi pada, Sabtu, 6 Juli 2024.
Baca Juga: Bising Kejanggalan DPO Pegi Perong, Susno Duadji Kuliti Soal Penetapan Tersangka Pegi Setiawan
Dedi Mulyadi tidak ingin tuduhan yang disematkan kepada Pegi Setiawan Cianjur ini menghambatnya mencari rezeki.
Selain itu, Dedi Mulyadi tidak ingin apabila warga malah meminjam uang lewat bank emok (bank keliling) dan tidak bisa melunasinya.
Dedi Mulyadi mengatakan, ia membantu Pegi bukan untuk pansos, melainkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami warga Jawa Barat.
Dedi Mulyadi kemudian menawarkan kepada keluarga Pegi Setiawan Cianjur untuk melakukan tes DNA.
Hal itu ia lakukan secara sukarela untuk membuktikan bahwa ia benar-benar Pegi Setiawan anak Cecep dan tidak terlibat dengan pembunuhan Vina Cirebon.
Dedi Mulyadi dan keluarga Pegi asal Cianjur berencana akan melakukan tes DNA di RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) pada Senin mendatang.
“Nanti hari Senin dokter bersedianya jam berapa biar nanti kita sama-sama bareng ke RSHS Bandung melakukan DNA secara sukarela,” ucap Dedi Mulyadi.
Pegi Setiawan Cianjur sendiri dituduh sebagai pembunuh Vina Cirebon karena nama dan ciri-cirnya dianggap mirip dengan DPO yang dirilis Polda Jabar.
Hal tersebut membuat dirinya terus menerus diserang netizen untuk mengakui kesalahannya.
Meski demikian, Pegi Cianjur tetap tidak mengaku, karena adalah warga asli Cianjur dan sedang berada di Cianjur pada saat kejadian pembunuhan Vina berlangsung.***

Share this article
Dedi Mulyadi dan keluarga Pegi asal Cianjur berencana akan melakukan tes DNA di RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) pada Senin mendatang.