AYOJAKARTA.COM — Ketua DPR RI, Puan setuju dengan RAPBN atau Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2025.
Menurutnya, RAPBN 2025 yang disampaikan oleh Presiden Jokowi realistis mengingat Indonesia sedang dalam masa transisi kepemimpinan.
“Ya ini masa transisi, jadi apa yang disampaikan oleh Presiden, Pak Jokowi tadi realistis untuk bisa dilakukan," ucap Puan dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Jumat, 16 Agustus 2024.
Meski demikian, Puan mengungkapkan bahwa ada kemungkinan RAPBN 2025 dari Jokowi diubah oleh Prabowo Subianto selaku Presiden terpilih.
Hal tersebut disebabkan karena masa jabatan Presiden Jokowi hanya tersisa kurang dari satu bulan lagi.
“Sesuai dengan aturan yang ada, tahun depan itu masih dimungkinkan untuk kemudian pemerintahan baru atau presiden baru merubah semua program-program yang sudah dilakukan atau disetujui pada nota APBN sekarang," jelas Puan.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan dalam pidato RAPBN 2025 bahwa program Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo-Gibran, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk dalam RAPBN 2025.
Program MBG diarahkan untuk meningkatkan gizi dan sebagai upaya pemberdayaan UMKM juga meningkatkan ekonomi masyarakat kecil.
"Makan Bergizi Gratis (MBG) diarahkan untuk meningkatkan gizi anak sekaligus memberdayakan UMKM, dan meningkatkan ekonomi masyarakat kecil di daerah," ujar Jokowi.
Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa Program MBG akan dilakukan secara bertahap dan juga selaras.
"Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara bertahap, diselaraskan dengan kesiapan teknis dan kelembagaan, serta tata kelola yang akuntabel," kata Jokowi.
Selain Program MBG, Presiden Jokowi juga akan melaksanakan program percepatan renovasi sekolah.
"Kedua, program percepatan renovasi sekolah untuk meningkatkan akses, kualitas, dan link and match pendidikan dengan dunia usaha, serta pembangunan sekolah unggulan. Ekosistem pendidikan yang kondusif juga akan dikembangkan," ucapnya.
Lalu, ia juga akan mendorong produktivitas, menjaga pasokan, dan keterjangkauan harga pangan dan jaringan irigasi.
Selain itu, Jokowi juga menyampaikan perencanaan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan cara peningkatan pembiayaan rumah murah dan modal untuk UMKM.
"Ketiga, untuk mendorong produktivitas, menjaga pasokan, dan keterjangkauan harga pangan diperlukan penguatan lumbung pangan lalala dan jaringan irigasi. Serta, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, diperlukan peningkatan pembiayaan rumah murah untuk rakyat dan peningkatan permodalan bagi UMKM," ujarnya.***
Share this article
RAPBN 2025 yang disampaikan oleh Presiden Jokowi realistis mengingat Indonesia sedang dalam masa transisi kepemimpinan.