Fransiskus Marbun Perkuat Dugaan Kematian Vina dan Eky Karena Pembunuhan, Ini Pandangan Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi

Fransiskus Marbun dan mantan Kabareskrim, Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi.

Fransiskus Marbun dan mantan Kabareskrim, Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi.

AYOJAKARTA.COM — Kasus kematian Vina dan Eky masih menjadi misteri hingga saat ini.

Setelah ramai pemberitaan terkait Saka Tatal, salah satu terpidana bebas dalam kasus Vina dan Eky yang baru saja menyelesaikan sidang Peninjauan Kembali (PK), kini muncul saksi-saksi baru.

Salah satunya adalah Fransiskus Marbun, yang mengaku sebagai teman dekat Eky. Ia meyakini bahwa Eky dan Vina tewas bukan karena kecelakaan, melainkan akibat tindakan penganiayaan hingga pembunuhan.

Kasus kematian Vina dan Eky tampaknya akan segera menemui titik terang terkait penyebab kematian kedua korban.

Diketahui, Vina dan Eky ditemukan tewas di Jembatan Flyover Talun, Cirebon, pada 27 Agustus 2016.

Pihak kepolisian dari Polsek Talun yang melakukan evakuasi korban menyatakan bahwa Eky dan Vina meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: Susno Suadji Dinilai 'Caper' di Kasus Vina CIrebon, Mantan Kabiro Provos: Dulu Dia Bermasalah Kok...

Namun, setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut, Polresta Cirebon menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia karena tindakan penganiayaan dan pembunuhan.

Hingga kini, kasus kematian Vina dan Eky masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Banyak saksi yang bermunculan dan menyampaikan fakta-fakta yang berkaitan dengan kematian Vina dan Eky.

Fransiskus Marbun, salah satu teman dekat Eky, menyatakan bahwa helm dan sepatu yang dipakai Eky pada malam kejadian adalah miliknya.

“Iya Eky waktu kejadian itu memakai helm pinjam punya saya. Sudah beberapa hari helm itu dipinjam dan ada rusak sedikit.”

“Eky janji mau ganti jadi helm gak saya minta lagi,” ujar Fransiskus dalam sesi wawancara, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Rabu, 21 September 2024.

Baca Juga: Bongkar Fakta Baru! 8 Tahun Bungkam Soal Kematian Vina, Teman Eky Akhirnya Buka Suara

Terkait dugaan bahwa Eky dan Vina meninggal dunia bukan karena kecelakaan tunggal, melainkan tindakan pembunuhan, Fransiskus juga menyatakan keyakinannya.

“Waktu kejadian kematian sampai tiga hari tahlilan, belum ada apa apa. Tapi habis itu muncul Eky meninggal bukan kecelakaan. Liga Akbar kan juga mengakui saat malam itu kan sama Eky ada pelemparan,” kata Fransiskus.

Fransiskus mengakui bahwa Eky memang memiliki kebiasaan buruk, yaitu suka minum minuman keras, memakai obat-obatan terlarang, dan berkendara secara ugal-ugalan.

Namun, menurutnya, ia tidak pernah mengetahui Eky mengalami kecelakaan lalu lintas akibat kebiasaan buruknya itu.

“Sepengalaman saya jadi temannya, semabuk-mabuknya dia, dia selalu bisa pulang sampai rumah, tidak pernah jatuh segala macam,” tambahnya.

Melihat semakin banyaknya saksi baru yang mengungkapkan dugaan penyebab kematian Vina dan Eky, mantan Kabareskrim, Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi, memberikan pandangannya.

Baca Juga: Terus Ungkap Kejanggalan Kasus Vina Cirebon, Susno Duadji Sayangkan Bukti Akurat dan Sah Ini Justru Tak Digunakan, Apa?

Menurutnya, saksi yang berbicara harus dilihat kapasitasnya terlebih dahulu, apakah saksi tersebut benar-benar saksi fakta atau saksi ahli.

“Kita harus lihat kapasitasnya seorang saksi, ini kan delapan tahun yang lalu, pertanyaannya kenapa baru muncul sekarang, apakah dia sebagai saksi fakta atau saksi ahli?” ungkap Ito.

Mantan Kasatlantas Bandung dan Jakarta Pusat ini juga menjelaskan bahwa kapasitas sebagai saksi fakta harus melihat, mendengar, dan mengetahui secara langsung kejadian tersebut.

Sementara itu, kapasitas seorang saksi ahli harus memiliki keahlian dalam bidang kasus yang sedang diungkap serta sertifikat yang mendukung keahliannya tersebut.

Misalnya, dalam pengungkapan kasus kecelakaan lalu lintas, yang bisa dijadikan saksi ahli adalah Korlantas Polri yang tentunya memiliki analisis sangat relevan dan tidak terbantahkan.

Ito juga menegaskan bahwa saksi-saksi fakta yang muncul ini nantinya harus dikaitkan dengan keterangan saksi ahli saat sidang PK di Pengadilan Negeri Cirebon nantinya.

Baca Juga: Dede Bantah Keterangan Aep dan Iptu Rudiana Soal Diperiksa Kasus Vina Cirebon pada 31 Agustus 2016

“Ini kan (saksi fakta) harus dikaitkan dengan keterangan saksi ahli. Banyak pertimbangan dari hakim PK yang akan menentukan apakah keterangan saksi ini relevan, dapat diterima, atau keterangan saksi ini tidak dapat diterima,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.