Buntut Potongan Melebihi Ketentuan, Ribuan Pengemudi Ojek Online Menuntut Pihak Perusahaan Aplikasi Mengikuti Aturan!

Ribuan Pengemudi Ojek Online Demo
Ribuan Pengemudi Ojek Online Demo

AYOJAKARTA.COM - Ribuan mitra dan pengemudi ojek online atau ojol serta kurir pada Kamis 29 Agustus 2024 lalu menggelar aksi unjuk rasa.

Selain menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan, aksi unjuk rasa serta offbid dari para ojol dan kurir juga menyebabkan terhambatnya sejumlah layanan.

Akibat aksi demonstrasi yang digelar oleh Koalisi Ojol Nasional tersebut, jutaan warga masyarakat pengguna aplikasi ojol serta kurir mengalami kesulitan mencari pengemudi.

Koalisi Ojol Nasional merupakan wadah yang menghimpun para pengemudi ojol dari berbagai komunitas pengemudi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Download Resetter Epson L3210 Terbaru dan Panduan Lengkap Mengatasi Masalah Printer

Selain berpusat di sekitar Patung Kuda Bundaran Hotel Indonesia, aksi demonstrasi juga digelar di sepanjang jalan Petojo, Jakarta Pusat serta Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurut Igun Wicaksono selaku perwakilan Garda Indonesia, jumlah pengemudi ojol yang akan mengikuti aksi unjuk rasa berjumlah sekitar 2.500 peserta.

Melalui pernyataan, para pengemudi ojek online mendesak agar pemerintah bersedia memberikan perlindungan hukum dari kebijakan sepihak para Aplikator.

Sehubungan dengan digelarnya aksi unjuk rasa ribuan pengemudi ojol, Igun memberikan sejumlah keterangan.

Baca Juga: KPM Full Senyum! 6 Bantuan Ini Masih Cair pada Agustus sampai Awal September 2024, Ada PKH BPNT hingga Beras 10 Kilogram

Menurut Igun, biaya potongan wajib yang ditetapkan secara sepihak oleh pembuat aplikasi atau Aplikator sangat membebani pengemudi.

Belum adanya kesepakatan antara pemerintah dengan pihak aplikator, membuat sejumlah layanan seperti jasa antara barang dan makanan rentan disalahgunakan.

“Jadi tarif dari antaran barang dan makanan ini masih mengacu kepada masing-masing perusahaan aplikasi untuk menyesuaikan tarifnya,” ungkap Igun dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (30/8/2024). 

Tidak adanya payung hukum yang melindungi hak bagi para pengemudi ojol, menurut Igun menjadi salah satu hal paling krusial untuk dijadikan pertimbangan.

Guna menemukan titik keseimbangan antara kebutuhan perusahaan aplikasi dengan pengemudi, Igun menilai peran pemerintah sangat diperlukan.

Dengan adanya kepastian hukum, maka penyalahgunaan kebijakan sebagaimana dilakukan sejumlah perusahaan aplikasi bisa dihindarkan.

“Masih banyak rekan ojol yang potongannya itu melebihi dari regulasi yang telah dibuat pemerintah,” ungkap Igun.

Terkait dengan ketentuan yang sudah diberlakukan oleh pemerintah selaku Regulator, perusahaan aplikasi selaku Aplikator masih belum sepenuhnya mentaati.

Baca Juga: Info Valid dari Pusat! PKH, BPNT, dan 6 Bansos Siap Salur Awal September Via KKS, Bank, dan Kantor Pos, BLT MRP Ikut Cair?

Sehingga potongan maksimal bagi pengemudi ojol yang seyogyanya hanya mencapai 20 persen, justru tidak diindahkan dan melebihi ketentuan.

Igun menilai, salah satu alasan kuat ribuan pengemudi ojol menggelar aksi adalah karena masih adanya perusahaan aplikasi yang melanggar peraturan pemerintah.

“Perlu menjadi perhatian bagi pemerintah untuk menegur perusahaan aplikasi yang melakukan pemotongan melebihi regulasi,” tegas Igun. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Barat

Tanggul Kali Grogol Rampung, Mengapa Cekungan Kemanggisan Masih Dibayangi Banjir?

Tanggul Kali Grogol sukses cegah luapan kali, tapi kawasan cekung Kemanggisan masih dibayangi banjir kiriman akibat drainase buruk. Gubernur DKI melarang bangunan liar dan sisa proyek rampung 2026.

Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jakarta Barat

Warga Pejompongan hingga Bintaro Siap-siap! Pramono Anung Bocorkan Daftar Prioritas Flyover Baru di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang mematangkan rencana pembangunan sejumlah flyover baru di titik-titik krusial.

Bisnis

Tak Lagi Fokus Perumahan, BTN Jabar Bidik Industri Horeca secara Masif

BTN Jabar memperluas transformasi bisnis dengan menggarap sektor Horeca melalui pembiayaan dan pembangunan ekosistem transaksi.

Bisnis

BTN Gandeng Ayo Media Network, Puluhan Kepala Cabang Dalami Strategi Hubungan Media

BTN mengunjungi Ayo Media Network untuk memperkuat sinergi dengan media, membahas komunikasi publik, media digital, dan manajemen krisis.

Bisnis

Dominasi KPR Subsidi, BTN Jabar Sumbang Aset Terbesar di Luar Jakarta

BTN Jabar menjadi penyumbang aset nasional terbesar di luar Jakarta sekaligus memimpin pangsa pasar KPR program pemerintah di Jawa Barat.

Jakarta Barat

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp62 Miliar untuk Proyek Pembangunan Kali Grogol, Tapi Tantangan Banjir Belum Hilang

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau proyek tanggul Kali Grogol, Jakbar, senilai Rp62 miliar. Warga menyambut baik karena kawasan jadi rapi, bebas bangunan liar, dan genangan banjir jadi cepat surut.

Jakarta Selatan

Bukan di JPO! Pramono Anung Buka Suara Soal Rencana 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

Jadi sorortan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait lokasi pasti pembangunan jembatan bertema 'Gembok Cinta' di kawasan Rasuna Said.

Tangerang

TPA Jatiwaringin Masih Membara: 7 Hektare Lahan Hangus, 64 Warga Dievakuasi

Sebanyak 64 jiwa kini telah dievakuasi ke hunian sementara yang layak demi menghindari dampak buruk asap pekat dan suhu panas dari kobaran api yang melanda TPA Jatiwaringin.

News

Demi Cuan 'Ompreng', Sekretaris Deputi BGN Lalu Muhammad Iwan Rela Akali Program MBG

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar modus licin pengadaan wadah makanan atau "ompreng" yang menyeret pejabat teras BGN sebagai tersangka.

News

Pusaran Korupsi MBG Bertambah, Kini 7 Orang Jadi Tersangka Termasuk Sekretaris Deputi BGN!

Korupsi dalam tata kelola program MBG, Kejagung menetapkan Lalu Muhammad Iwan (LMI) sebagai tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara tersebut.

Metropolitan

Ada Demo Ojol di Gambir dan Mahasiswa di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 1.246 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Selatan

'Mangkrak' di 7 Gubernur, Pramono Anung Targetkan Pembebasan Lahan Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Rampung Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas menetapkan pembangunan jalan sejajar rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sebagai prioritas utama untuk segera diselesaikan.

Metropolitan

Gandeng Pemerintah Pusat, Gubernur Pramono Anung Targetkan Pembangunan Rusun di 11 Lokasi Jakarta

Selain Marunda dan Rorotan, Pemprov DKI telah memetakan sembilan lokasi lainnya yang masuk dalam rencana pembangunan hunian vertikal

Jakarta Barat

Cegah Longsor dan Banjir, Proyek Kali Grogol Kemanggisan Ditargetkan Rampung Desember 2026!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proyek pembangunan prasarana di Kali Grogol Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Timur

Sudin LH Jakarta Timur Berhasil Angkut Sampah Menumpuk hingga 54 Ton di Kawasan Cakung, Pramono Anung: Mari Jaga Jakarta Tetap Bersih

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan laporan dari masyarakat menjadi dasar bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah penanganan.

Ekonomi

Imbas Konflik Timur Tengah: Ekspor RI Terhambat, Industri Masuk Zona Kontraksi

Konflik Timur Tengah ganggu logistik laut, bikin produk RI kalah saing & PMI manufaktur anjlok ke 46,9. Ekspor Mei 2026 turun 5,73% hingga picu defisit dagang US$1,61 M serta ancam PHK masif pekerja.

Metropolitan

Gubernur Pramono Sebut Pembangunan Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX jadi Prioritas, akan Dibangun Dalam Waktu Dekat

Di antara 11 rusun yang akan dibangun, Pramono mengungkap dua lokasi yang menjadi prioritas yaitu Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX.

Ekonomi

Manufaktur RI Drop ke Level Terendah Setahun, Efek Domino Rupiah Melemah dan BBM Naik?

PMI manufaktur Juni 2026 anjlok ke level terendah setahun di 46,9. Kontraksi ini dipicu lesunya daya beli, dolar AS dekati Rp18.000 yang bikin biaya produksi meroket, hingga memicu pengurangan pekerja

Jakarta Barat

Diklaim Mampu Pangkas Waktu Tempuh Kendaraan hingga 10-15 Menit, Proyek Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung Desember 2026

Flyover Latumenten diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan di wilayah tersebut.