AYOJAKARTA.COM — Kedatangan Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus menarik perhatian seluruh masyarakat Indonesia.
Terlebih pemimpin Gereja Katolik tersebut menunjukkan suri tauladan bagi umat manusia akan pentingnya hidup sederhana.
Suri tauladan ini ditunjukkan oleh Paus Fransiskus dalam semua agendanya saat berkunjung ke Indonesia.
Mulai dari Paus Fransiskus lebih memilih menggunakan pesawat komersial, padahal perjalanan dari Roma menuju Indonesia membutuhkan waktu selama 13,5 jam, namun dirinya tetap tidak menggunakan jet pribadi.
Bahkan saat menghadiri berbagai agenda di Indonesia, Paus Fransiskus juga memilih untuk menggunakan kendaraan sederhana.
Kemudian alih-alih menginap di hotel mewah, Paus Fransiskus lebih memilih menginap di salah satu kamar yang ada di kedutaan besar Vatikan.
Baca Juga: Tiba di Papua New Guinea, Paus Fransiskus Gunakan Mobil Lebih Sederhana dari yang di Indonesia
Padahal diketahui pemerintah Indonesia telah menyiapkan berbagai fasilitas nomor 1 untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus sesuai dengan aturan protokoler kunjungan Kepala Negara.
Menariknya, publik kemudian banyak yang membandingkan kesederhanaan Paus Fransiskus ini dengan gaya hedon Kaesang Pangarep.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu sempat ramai di media sosial ketika Kaesang Pangarep dan sang istri diduga menggunakan fasilitas jet pribadi untuk ke luar negeri.
Tentunya kesederhanaan yang ditunjukkan oleh Paus Fransiskus ini menjadi tamparan keras khususnya bagi pemerintah Indonesia.
Terlebih banyak tokoh penting yang juga turut menanggapi kesederhanaan dari Paus Fransiskus ini salah satunya Yenny Wahid.
Baca Juga: Hadiri Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK, Mario Lawalata: Kesempatan Langka
Yenny Wahid mengatakan jika sosok Paus Fransiskus memang dikenal dengan kesederhanaannya.
“Paus Fransiskus ini memang Paus yang dikenal dengan kesederhanaan beliau,” ujar Yenny Wahid, dikutip dari YouTube METRO TV pada Jumat, 6 September 2024.
“Bukan cuma kesederhanaan tetapi beliau juga adalah orang yang menentang materialisme yang terlalu berlebihan, hedonisme, kemewahan yang terlalu berlebihan,” lanjutnya.
Dari penilaian Yenny Wahid, kesederhanaan Paus Fransiskus ini bisa dilihat dari hal-hal kecil seperti sepatu yang digunakan.
“Itu bisa dilihat dari misalnya ya, sepatu yang digunakan beliau itu warnanya putih padahal paus-paus lainnya warnanya merah,” kata Yenny Wahid.
Lebih lanjut putri Presiden ke-4 tersebut mengatakan, “Sepatu putih itu menunjukkan bahwa paus dan warna merah itu hanya boleh dipakai oleh paus, itu cerita dari temen katolik ya.”
Menurut Yenny Wahid alasan Paus memilih untuk mengenakan sepatu putih lantaran ia sangat rendah diri dan merasa berkedudukan sama dengan yang lain.
“Tapi paus memakai sepatu putih untuk menunjukkan bahwa dirinya sama setara seperti pemimpin-pemimpin yang lainnya,” kata Yenny Wahid.
“Itu kan menunjukkan pribadi yang sangat humble, sangat rendah hati, tidak merasa lebih tinggi dari yang lainnya,” terangnya lagi.
Tak hanya itu saja, Yenny Wahid turut menyoroti kesederhanaan Paus Fransiskus yang luar biasa dimana dirinya memilih tidak menggunakan pesawat jet.
“Nah, kemudian kita juga lihat bagaimana beliau bepergian hanya dengan menggunakan pesawat komersil padahal beliau adalah Kepala Negara dari sebuah kerajaan yang salah satu negara paling tua di dunia,” beber Yenny Wahid.
“Nah Vatikan adalah salah satu negara terkaya di dunia dan juga terkecil, beliau bisa saja menggunakan privat jet karena pasti mampu negaranya untuk memberikan tapi Paus seolah-olah ingin mengajarkan ke banyak manusia di dunia bahwa kesederhanaan itu jauh lebih memberikan kesan dan jauh lebih baik bagi kita,” imbuhnya.***

Share this article
Suri tauladan ini ditunjukkan oleh Paus Fransiskus dalam semua agendanya saat berkunjung ke Indonesia.