AYOJAKARTA.COM — Tes karakteristik pribadi (TKP) adalah satu dari tiga materi yang diujikan pada seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS, selain TWK dan TIU.
Peserta SKD yang belum mengikuti ujian hingga kini, masih memiliki kesempatan atau waktu untuk mempelajari kembali materi yang ada di kisi-kisi TKP.
Salah satu materi yang ada di kisi-kisi TKP adalah antiradikalisme.
Sebagian peserta mungkin menganggap bahwa antiradikalisme adalah materi yang sulit.
Namun, jangan khawatir. Ada rangkuman materi TKP SKD CPNS tentang antiradikalisme yang bisa dipelajari.
Dikutip dari akun Instagram @cpnsindonesia, berikut rangkuman materi TKP SKD CPNS tentang antiradikalisme.
Radikalisme adalah paham yang menghendaki adanya perubahan, pergantian, atau bahkan penjebolan terhadap suatu sistem di masyarakat hingga ke akar-akarnya.
Rangkuman Materi TKP SKD CPNS Soal Antiradikalisme
Ciri-ciri penganut radikalisme:
- Intoleran atau tidak menghargai pendapat orang lain.
- Fanatik atau selalu merasa bahwa pandangan diri sendiri yang paling benar, sementara yang lain salah.
- Eksklusif, yang artinya membedakan diri dari golongan lainnya.
- Evolusioner atau cenderung menggunakan kekerasan demi mencapai tujuan yang diinginkan.
Ciri-ciri radikalisme:
- Menanggapi suatu kondisi dalam bentuk penolakan hingga kekerasan.
- Melakukan penolakan dan menuntut perubahan drastis.
- Memiliki keyakinan yang kuat terhadap apa yang dijalani.
- Tidak ragu untuk menggunakan kekerasan.
- Jika berbeda pandangan dianggap salah.
Cara mencegah radikalisme:
- Meningkatkan pemahaman akan agama atau kepercayaan.
- Membentuk komunitas pecinta damai.
- Tidak menyebarkan berita-berita hoax.
- Menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.
- Meminimalkan kesenjangan sosial.
Demikian adalah rangkuman materi TKP SKD CPNS tentang antiradikalisme.***

Share this article
Tes karakteristik pribadi (TKP) adalah satu dari tiga materi yang diujikan pada seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS, selain TWK dan TIU.