Kebijakan Larangan Jual Gas 3 Kg di Eceran untuk Siapa? Pakar Ekonomi: Matikan Usaha Kecil dan Beban Baru Masyarakat

Illustrasi. Kebijakan pemerintah yang melarang penjualan gas LPG 3 kg secara eceran telah menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk pakar ekonomi.

Illustrasi. Kebijakan pemerintah yang melarang penjualan gas LPG 3 kg secara eceran telah menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk pakar ekonomi.

AYOJAKARTA.COMKebijakan pemerintah yang melarang penjualan gas LPG 3 kg secara eceran telah menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk pakar ekonomi.

Sebagai informasi, Kebijakan larangan ini bertujuan untuk mengurangi penyalahgunaan dan memastikan distribusi gas bersubsidi tepat sasaran.

Penjual dilarang menjual gas 3 kg di luar pangkalan resmi, yang berarti konsumen harus membeli dalam jumlah yang lebih besar atau dari titik distribusi tertentu.

Baca Juga: Gagal Seleksi Administrasi? Pelamar PPPK Tahap 2 Bisa Ajukan Sanggah Jika Ada Kesalahan Ini

Banyak pakar ekonomi menilai bahwa kebijakan ini justru menambah beban bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu Pengamat Ekonomi Energi, Fahmi Riyadhi, menunjukan ketidaksetujuannya dari kebijakan baru Pemerintah ini.

“saya sangat tidak setuju dengan kebijakan SDM itu, terbukti ini menyusahkan rakyat miskin yang harus antri,” ungkapnya yang dikutip dari Metro TV pada 4 Februari 2025.

Ia berpendapat bahwa larangan tersebut akan menyulitkan akses masyarakat terhadap gas bersubsidi, terutama bagi mereka yang membutuhkan dalam jumlah kecil untuk kebutuhan sehari-hari.

Selanjutnya, Fahmi menyebutkan hahwa jika kebijakan ini dibuat dapat berpotensi mematikan usaha kecil, seperti warung-warung.

“dengan melarang pengecer menjual 3Kg ini berpotensi untuk mematikan usaha akar rumput setiap warung yang selama ini kan jual gas melon,” jelasnya.

Kebijakan ini bukan solusi penjualan Elpiji 3kg agar tetap sasaran akan tetapi malah menjadi beban baru Masyarakat.

Baca Juga: Benarkah Demi Makan Bergizi Gratis (MBG)? Prabowo Pangkas Rp256,1 T APBN 2025 Efisiensi Belanja Kementerian/Lembaga

Tak hanya itu, jika elpiji 3kg ini dijual di pengecer kemungkinan jam waktu dan akses penjualan berbeda dengan di warung kecil.

Bahkan, hal terburuknya, pelarangan penjualan elpiji 3 kg di eceran dapat menciptakan kelangkaan barang.

Para ahli lainnya juga menyarankan agar pemerintah mencari solusi alternatif, seperti memperketat pengawasan distribusi tanpa harus melarang penjualan eceran, sehingga kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi tanpa membebani mereka secara finansial.

Kebijakan ini masih menjadi perdebatan hangat, dan banyak pihak berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali implementasinya untuk menjaga kesejahteraan rakyat kecil. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.