AYOJAKARTA.COM - Arus mudik lebaran 2025 saat ini sudah mulai berlangsung.
Di mana masyarakat ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman pada saat lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.
Berbagai transportasi digunakan oleh masyarakat untuk mudik, seperti bus, kereta api, pesawat hingga kendaraan pribadi.
Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, ada satu hal yang paling mengancam jiwa di masa mudik.
Baca Juga: Update Validasi Info GTK Tahap 4 Masuk Proses Perbaikan Data, Guru Diminta Waspada Hoax
"Namanya penyakit kecelakaan, kalau dari sisi kesehatan yang paling banyak menyebabkan kematian adalah kecelakaan,"ujar Budi Gunadi dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Rabu (26/3/2025).
Supaya kecelakaan tidak terjadi saat arus mudik, Budi pun memberikan pesan bagi bara pemudik.
"Kesalahan itu bisa dihindari asalkan sopirnya setiap lima jam istirahat 15 sampai 30 menit," terangnya.
Baca Juga: Hasil Validasi Info GTK, Ini Update Progres Kategori Guru A1, A2, A3, A4, A5
Ia lantas mencontohkan sopir-sopir yang ada di luar negeri Ketika perjalanan jauh, setiap lima jam mereka akan berhenti untuk istirahat.
Hal ini menghindari agar sopir tidak tertidur di perjalanan sehingga terjadilah kecelakaan.
"Kecelakaan itu disebabkan oleh sopirnya, jarang sekali kecelakaan terjadi disebabkan oleh penumpangnya," lanjut Budi.
Demikian informasi mengenai cara menghindari kecelakaan lalu lintas dari Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Untuk para pemudik semoga selamat sampai tujuan.***

Share this article
Menkes Budi Gunadi Sadikin sampaikan hal yang bisa menghindari kecelakaan lalu lintas bagi para pemudik.