AYOJAKARTA.COM - Meski sempat tertunda, reka ulang kejadian atau rekonstruksi peristiwa penganiayaan DO Jumat, 9 Maret 2023 hari ini digelar.
Rekonstruksi penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy digelar di komplek Green Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Tersangka Mario Dandy, Shane Lukas serta Pelaku Anak AG pada rekonstruksi hari ini akan memperlihatkan sebanyak 23 adegan rekonstruksi.
Dengan pengawalan ketat polisi serta tangan terkekang, Mario Dandy yang mengenakan seragam Tahanan Polda Metro berlari menuju mobil jemputan.
Masuk ke dalam mobil tahanan, Mario Dandy serta petugas polisi segera bergerak menuju ke lokasi rekonstruksi.
Selain membawa serta tersangka Mario Dandy, satu unit mobil Jeep Rubicon yang telah diikat police line juga ikut dalam iring-iringan kendaraan.
Tersangka Mario Dandy tiba di lokasi rekonstruksi lebih dahulu, menyusul kemudian tersangka Shane Lukas.
Baca Juga: RESMI! KPU Ajukan Banding atas Putusan Penundaan Pemilu 2024 PN Jakarta Pusat
Siraman hujan yang sempat terjadi di lokasi, membuat proses rekonstruksi mengalami penundaan sampai hujan reda.
Penganiayaan terhadap DO berawal dari Pelaku Anak AG yang melakukan pengaduan kepada Mario Dandy sebagai mantan kekasih.
Mario Dandy kemudian berusaha melakukan konfirmasi langsung dan berniat untuk menemui DO, namun korban menolak.
Dengan berdalih ingin mengembalikan Kartu Pelajar, AG berhasil menemui DO yang saat itu sedang berada di Komplek Green Permata.
Menggunakan jeep Rubicon, Mario Dandy ditemani Shane Lukas kemudian mendatangi lokasi yang kini menjadi acara rekonstruksi.
Penganiayaan brutal yang dilakukan Mario Dandy kemudian terjadi tepat di belakang mobil Rubicon milik anak pejabat Dirjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.
Aksi Mario Dandy berakhir setelah pemilik rumah yang merupakan ibu dari sahabat DO melihat aksi tersebut dari lantai dua rumah.
Sebelumnya, di tempat terpisah kuasa hukum Mario Dandy Satryo, Dolfie Rompas mengaku sempat mendapat sejumlah teror usai menangani kasus tersebut.
Baca Juga: CATAT! 19 Merek Mobil Tampil di Pameran Otomotif Gaikindo JAW 2023, Mulai Hari Ini!
Adapun pesan teror yang dialami Dolfie yakni berupa pesan singkat yang datang dari nomor tidak dikenal.
“Dari semalam kami itu mendapat semacam teror, baik ke saya dan ke tim saya, itu mulai ada,” terang Dolfie kepada awak media.
Lebih lanjut Dolfie meminta agar semua pihak menghormati semua proses hukum yang sedang berjalan, dan berhenti melakukan teror.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube Kompas TV pada Jumat, 9 Maret 2023. ***

Share this article
Meski sempat tertunda, reka ulang kejadian atau rekonstruksi peristiwa penganiayaan DO Jumat, 9 Maret 2023 hari ini digelar.