AYOJAKARTA.COM - Bakal calon presiden Anies Baswedan mulai menunjukkan banyak manuver politiknya beberapa waktu belakangan ini.
Semenjak menjadi sorotan usai mengomentari program subsidi mobil listrik yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, Anies kini mulai banyak mengucapkan sindiran sindiran lainnya.
Tak hanya ditujukan kepada pemerintahan yang masih berjalan, Anies juga menyampaikan beberapa sindiran kepada lawan politiknya.
Berikut ini adalah beberapa manuver politiknya dikutip AyoJakarta.com dari laman suara.com (23/5/2023).
Sindiran soal capres tampil di sosmed
Dalam acara ‘Temu Kebangsaan Relawan Anies Baswedan’ yang digelar pada Minggu (21/5/2023) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Anies mengatakan kritikannya kepada sosok capres yang kerap tampil di media sosial.
Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik siapa sosok capres tersebut, namun dalam pernyataanya Anies menyindir soal sosok yang setiap berolahraga lari dan bertemu dengan warga kemudian dipamerkan di sosial media.
Anies pun membandingkan dengan dirinya yang di setiap kunjungan yang dilakukan ke pelosok tanpa publikasi dan diunggah di media sosial.
Warganet pun kemudian banyak yang menebak bahwa sosok yang di maksud oleh Anies adalah capres yang diusung dari Partai PDIP Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Naksir Berat Sama Si Introvert? Ini Dia 5 Tips Jitu Untuk PDKT Dengannya, Pasti Auto Jadian
Minta relawan bereaksi atas perusakan baliho
Masih dalam acara yang sama, Anies meminta para relawan untuk melawan orang-orang yang merusak baliho bergambarkan dirinya dengan melaporkan ke pihak kepolisian.
"Jangan gentar bila ada baliho dirobek. Bila ada poster dirobek, jangan cuma difoto, berikan laporan ke kepolisian! Nanti kita tunjukkan siapa, yang menghargai pendapat dan aspirasi," kata Anies dalam pidatonya.
Lebih lanjut Anies juga mengatakan supaya para relawannya tidak melakukan hal serupa atau membuat spanduk penolakan cspres lainnya yang akan berkunjung.
Sebelumnya diketahui bahwa aksi perusakan baliho tersebut terjadi sepanjang jalan dari bandara Notohadinegoro hingga hotel Anies menginap.
Singgung maraknya mafia di Indonesia
Sindiran kali ini ditujukan kepada pemerintah soal banyaknya mafia yang marak di Indonesia, hal ini diduga terkait Kementerian Keuangan yang belakangan ini sedang disorot karena banyaknya perilaku menyimpang para stafnya.
Selain itu meskipun tidak disebutkan secara spesifik Anies juga menyindir soal kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa.
"Ada jenderal membunuh (ajudan sendiri). Ada (polisi) yang menyelundupkan narkoba, pegawai pajak yang hartanya fantastis. Kapolri harus kerja ekstra untuk kembali mengembalikan kepercayaan publik, Ibu Menteri keliling sana-sini untuk menjaga barisan," kata Anies.
Baca Juga: Geger! 'Tetangga Apartemen' Tuduh Desta Sering Gonta-ganti Cewek Selama 5 Tahun Terakhir
Kritik soal pembangunan infrastruktur era Jokowi
Dalam acara milad ke-21 Partai Keadilan Sejahtera di Istora Senayan Jakarta, pada Sabtu (20/5/2023), Anies mengkritisi pembangunan jalan di era Jokowi yang nilainya masih kalah dibandingkan era SBY.
Anies mengatakan bahwa menurutnya Jokowi hanya membangun 63 persen tol yang ada di Indonesia, atau tepatnya 1.569 km dari 2.499 km yang ada.
Hal itu pun senada dengan pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kini berada dalam satu kubu dengan Anies Baswedan.
AHY mengklaim bahwa tak sedikit infrastruktur yang dibangun di era Jokowi merupakan peninggalan proyek yang telah digagas di era SBY.***

Share this article
Bacapres, Anies kini mulai banyak mengucapkan sindiran sindiran dan menunjukkan banyak manuver politiknya beberapa waktu belakangan ini