Makin Panas! Inilah Deretan Sindiran Anies Baswedan Jelang Pilpres 2024 hingga Berani Senggol Pemerintah

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM – Bakal Calon Presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan semakin panas menyindir berbagai pihak dalam kampanyenya jelang Pilpres 2024.

Bahkan Anies Baswedan juga telah berani menyinggung kubu lawan hingga lembaga pemerintahan.

Kritikan juga tak lepas dari pernyataan-pernyataan Anies Baswedan terutama saat berpidato di hadapan para relawannya.

Baca Juga: Pejabat Flexing Terus, Selvi Mandagi Dipanggil KPK Untuk Klarifikasi LHKPNnya

Dikutip Ayojakarta.com dari Suara.com pada Rabu (24/5/2023), berikut sindiran panas yang berani terlontar dari Anies Baswedan:

1. Sebut Dirinya Bukan Lari-lari hanya untuk Posting Foto

Anies Baswedan kembali membuat banyak spekulasi di publik karena ucapannya yang dinilai menyindir kubu lawan yaitu Ganjar Pranowo.

Dalam acara Temu Kebangsaan Relawan pada Minggu (21/5/2023), Anies Baswedan menceritakan kunjungannya menemui masyarakat di bulan Ramadan lalu.

Menurut Anies Baswedan dirinya bertemu masyarakat dan mengunjungi mereka bukan hanya sekadar untuk foto dan diposting di media sosial.

Apalagi harus rela berlari-larian demi memamerkan kegiatan kunjungan dengan masyarakatnya di media sosial.

"Saya mendengar keluh kesah dan cerita mereka. Bukan lari-lari untuk posting foto saja. Masuk ke sebuah tempat, ke warung, tanpa bawa kamera dan lain sebagainya," ucap Anies Baswedan saat itu.

Baca Juga: Tri Rismaharini Buka Suara Usai Kemensos Digeledah KPK: Tidak Ada Barang, Semua Bansos Dalam Bentuk Uang

2. Sindir Adanya Mafia Pertanian

Sindiran Anies Baswedan kemudian tertuju pada bidang pertanian, di mana ia merasa kasihan dengan kondisi petani saat ini.

Anies Baswedan mengaku petani yang ditemuinya mengeluhkan kesulitan mulai dari ketidakpastian harga hingga akses pupuk untuk digunakan dalam bertani.

Bahkan Anies Baswedan langsung menyebut bahwa akses para petani sudah dikuasai oleh para mafia pertanian.

"Begitu banyak mafia-mafia yang hadir dan membuat kita tidak memiliki ketidakpastian. Kenapa petani harus bersaing untuk mendapat pupuk karena aksesnya dikuasai," terangnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Nggak Baper Dapat Kritikan, Wasekjen NasDem: Demokrasi Itu Siap Dikritik Bukan Cuma Memerintah

3. Sindir Adanya Mafia Ketenagakerjaan

Anies Baswedan juga melanjutkan pidatonya dengan menyindir lembaga ketenagakerjaan yang disebutnya juga ada mafia di dalamnya.

Hal itu bermula dari kasus pekerja migran asal Wonosobo yang di mana ia berangkat tapi tidak tahu menahu terkait apa saja jaminan atas hidupnya di negara orang.

Anies Baswedan menyebut adanya pihak luar yang berani ikut campur dan menguasai operasional sehingga merugikan para pekerja migran.

Ia pun sempat memikirkan kondisi para pekerja migran itu akibat ulah para mafia.

"Saya sampai berpikir, "Itu bisa pulang atau tidak, hidup layak atau tidak'. Ini juga banyak yang sistemnya dikuasai mafia," lanjutnya.

Baca Juga: Penampilan Jokowi di Foto Jadul Bareng Anies Baswedan Dinyinyiri Warganet, Reaksi Gibran Bikin Geleng Kepala

4. Sindir Pemerintah Pusat yang Suka Ambil Urusan Daerah

Tak sampai di situ, Anies Baswedan rupanya juga menyindir pemerintah pusat yang disebutnya suka mengambil alih urusan daerah.

Padahal permasalahan daerah seharusnya juga bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah saja.

Ia pun menyayangkan tindakan pemerintah pusat yang mengambil alih urusan daerah apabila pihak daerah tidak bisa menyelesaikannya.

Bahkan dikatakan Anies Baswedan, urusan itu pun nanti ujungnya tidak akan selesai dan malah menyulitkan pihak yang ada di daerah.

Baca Juga: Anies Mengaku Siap Adu Gagasan Di Pilpres 2024, Sebab Janjinya Bukanlah Sekedar Omong Kosong!

5. Sindir Ada Mafia di Institusi Polri

Kembali soal mafia, Anies Baswedan juga menyoroti dan menyebut bahwa ada mafia di Institusi Polri sehingga pihak yang seharusnya melindungi dan mengayomi malah justru meresahkan.

Anies Baswedan juga menyentil Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk cepat bergerak memberantas mafia-mafia tersebut.

Baca Juga: Upaya Jegal Anies Baswedan di Pilpres 2024 Diungkap Din Syamsuddin: Dari Kalangan Incumbent The Rolling Group!

6. Sindir Pemerintah Agar Tak Ikut Campur Urusan Pencapresan

Sindiran selanjutnya dari Bacapres Partai NasDem ini adalah tentang pemerintah atau negara yang dinilai terlalu ikut campur terkait urusan pencapresan.

Anies Baswedan meminta kepada pemerintah agar tak membatasi siapa saja yang boleh maju dan tidak boleh maju pada pemilihan presiden kali ini.

Itulah deretan sindiran panas Anies Baswedan.

Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul Makin Berani, Sindiran-Sindiran Panas Anies Jelang Pilpres.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jenderal Listyo Sigit
# mafia
# Pilpres 2024
# Koalisi Perubahan
# Ganjar Pranowo
# Pertanian
# NasDem
# sindiran
# Wonosobo
# Kapolri
# Anies Baswedan
# Ketenagakerjaan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.