AYOJAKARTA.COM - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat Andi Arief curiga terhadap elektabilitas Anies Baswedan yang terus turun.
Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) turun sejak Juli 2022.
Ia pun curiga hal tersebut ada kaitannya dengan cawapres yang tak kunjung dideklarasikan.
“Memang ada kecenderungan menurun dari survei indikator karena mungkin dugaan kami, hipotesa kami adalah lambannya proses deklarasi,” ujar Andi Arief.
Baca Juga: Siapa Calon Presiden 2024? Ramalan Jayabaya Ungkap Kriteria Sosok Pemimpin Harus...
Sementara itu DPP Partai Demokrat mendesak agar Anies Baswedan segera mengumumkan sosok yang bakal mendampinginya di Pilpres 2024.
Hal ini diungkap oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.
Partai Demokrat meyakini bahwa deklarasi sosok capres bakal pendamping Anies Baswedan bisa memperkuat keinginan publik terhadap perubahan dan kenaikan elektabilitas nantinya.
“Kalau capres sebelum mengumumkan cawapres, publik ini masih menganggap belum ada kepastian kesepakatan antara parpol dan Pak Anies dianggap masih belum bisa berlayar,” ujar Herzaky Mahendra Putra dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Selasa (6/6/2023).
Menurutnya jika berbicara mengenai sosok cawapres pendamping, ia menilai bahwa kewenangan ada pada bakal capres yang diusung oleh KPP.
Maka dari itu, dirinya mengatakan bahwa bagi Partai Demokrat yang terpenting adalah kepastian berlayar dalam Pilpres 2024.
Oleh karena itu, dirinya dan Partai Demokrat meminta kepada Anies Baswedan untuk memberi kepastian berlayar dengan mengumumkan cawapres pendampingnya dalam waktu dekat.
“Ya kalau bicara mengenai nama cawapres kan kemenangannya ada di capres. Jadi bagi Demokrat yang terpenting kepastian berlayarnya,” ungkap Herzaky Mahendra Putra.
“Karena kami ingin apa yang menjadi aspirasi dari publik ke masyarakat yang menginginkan perubahan,” lanjutnya.
“Yang menginginkan Mas Anies Baswedan bisa menjadi calon presiden dan berlayar di 2024 serta dalam Pilpres nanti benar-benar bisa terwujud,” tandasnya.
Baca Juga: Demokrat Beri Sinyal Keraguan Pada Anies Baswedan, Koalisi Perubahan Diambang Perpecahan?
Meskipun ada desakan dan ancaman dari Partai Demokrat yang akan mengevaluasi kembali pencapresan Anies Baswedan jika tak kunjung melakukan deklarasi cawapres pendamping, Partai NasDem tak khawatir dan yakin bahwa Partai Demokrat tidak akan keluar dari koalisi.
Ketua DPP NasDem Taufik Basari mengungkapkan bahwa sudah ada kesepakatan di awal bahwa momentum deklarasi cawapres berada di tangan Anies Baswedan.
Sementara itu, NasDem menyerahkan kepada bakal capres usungan KPP terkait dengan waktu yang tepat untuk melakukan deklarasi.
Taufik Basari juga meyakini bahwa Anies Baswedan akan menyampaikan kepada koalisi.***

Share this article
Demokrat mendesak Anies Baswedan segera mengumumkan Cawapres pendampingnya di Pilpres 2024, benarkah koalisi mulai goyah?