AYOJAKARTACOM -- Pencapresan Anies Baswedan harus melalui jalan yang terjal karena adanya penjegalan dari berbagai pihak.
Hal ini bisa diredam ketika Anies mengumumkan cawapresnya. Namun sampai saat ini siapa sosok pendamping Anies di pilpres 2024 mendatang masih menjadi tanda tanya.
Pasalnya, bakal calon presiden 2024 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) ini akan mengumumkan bakal calon wakil presiden usai melaksanakan ibadah haji.
Baca Juga: 6 Tanda Ternyata Banyak Orang yang Bergantung Sama Kamu
Juru Bicara Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies, Sudirman Said mengatakan bahwa penjegalan ini tidak akan mempengaruhi koalisi yang ada baik itu partai NasDem, PKS dan Demokrat.
"Siapa yang akan dipilih sebagai pendamping kalau itu sudah terjadi, pemilihan sudah terjadi kemudian sudah dideklarasikan pasangannya siapa maka makin yakin baik diantara koalisi sendiri maupun masyarakat keseluruhan memang tidak mungkin karena memang tidak bisa dicegah-cegah," katanya.
"Pak Anies itu figur yang ditunggu oleh lingkungan, oleh momentum untuk perbaikan, " katanya lagi.
Penjegalan ini diungkapkan Sudirman Said seperti rayuan kepada partai koalisi hingga kasus korupsi Formula E DKI Jakarta yang merupakan proyek kebanggaan Anies ketika menjabat sebagai gubernur.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Berangkat Kerja, Mau Ikut Coba?
Selanjutnya, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsy menegaskan bahwa nama cawapres akan diumumkan setelah pulang haji.
Kendati demikian, Aboe Bakar Al-Habsy tidak menjelaskan secara detail kapan tanggal pasti kepulangan Anies dari tanah suci yang akan mengumumkan kandidat cawapresnya itu. Sebab nama cawapres Anies sudah ada di kantong capres yang diusungnya tersebut.
"Sebentar lagi, pulang Anies kita rapikan, nanti kita tunggu pada tanggal datangnya ya. Nanti kita atur tanggalnya, waktunya lebih kurang plus minus kita umumkan,"kata Aboe Bakar Al-Habsy yang dikutip pada Selasa (5/7) di Metro TV.
Sementara itu, nama kandidat cawapres Anies yang mencuat ke publik ada Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Putri presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yeni Wahid.
Baca Juga: 5 Ciri Orang Jenius Dilihat dari Fisik, Punya Ekspresi Wajah Seperti Ini
Untuk nama-nama cawapresnya ini sudah disetujui oleh ketua umum partai koalisi yang mengusungnya sebagai capres di pilpres mendatang.
Cawapres Anies nantinya akan menjadi kejutan untuk seluruh rakyat Indonesia yang akan diumumkan di waktu yang tepat.

Share this article
Pencapresan Anies Baswedan harus melalui jalan yang terjal karena adanya penjegalan dari berbagai pihak.