Polisi Hentikan Penyelidikan Beras Bansos yang Ditimbun di Depan Gudang JNE Depok

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:03 WIB
Beras Bansos yang dikubur di depok menyeret nama JNE (Khopipah i dah lestari)
Beras Bansos yang dikubur di depok menyeret nama JNE (Khopipah i dah lestari)

AYOJAKARTA.COM - Kepolisian memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus beras bansos yang ditimbun di Jalan Tugu, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Karena itu, penyelidikan kasus ini tidak dilanjutkan.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Kamis (4/8/2022).

Dikutip Ayojakarta.com dari Suara.com, Jumat (5/8/2022), kuasa Hukum pihak JNE, Anthony Djono, mengatakan beras yang ditemukan terpendam di depan gudang JNE Depok bukanlah beras bantuan sosial dari presiden, melainkan beras tersebut adalah milik JNE.

“Beras yang hari ini saudara lihat dikubur itu bukan beras bansos, itu adalah beras milik JNE. Saya ulangi lagi ya, ini bukan beras bansos tetapi beras (milik) JNE,” katanya di lokasi, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Kuburan Bansos Presiden di Depok, Ada 3,4 Ton Beras, Sagu dan Telur Dipendam

Anthony menambahkan bahwa beras tersebut dikubur dalam tanah karena memang sudah tidak layak untuk dikonsumsi akibat terjadi kerusakan ketika beras diambil dari gudang lalu kemudian terkena hujan di perjalanan.

“Jadi ada yang basah, jamur, sudah tidak layak konsumsi. Tidak mungkin beras rusak kita salurkan kepada masyarakat, tidak mungkin beras rusak kami berikan kepada penerima manfaat,” tambahnya.

Beras yang rusak tersebut kemudian diganti oleh pihak JNE agar tidak ada keluhan dari masyarakat yang menerima bantuan.

Halaman:

Editor: Fathul Amanah

Sumber: suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Isi Teks Proklamasi Tulisan Tangan Soekarno

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:05 WIB
X