4 Faktor Penyebab Pejabat Rentan Korupsi, dari Monopoli Kekuasaan hingga Faktor Biaya Pemilu yang Mahal

Ilustrasi Korupsi
Ilustrasi Korupsi

AYOJAKARTA.COM -- Kasus tindak pidana  korupsi seakan tidak pernah ada habisnya, bahkan diakui atau tidak semakin banyak terjadi di Indonesia.

Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) dan menetapkan 10 orang sebagai tersangka kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Baca Juga: Ricky Sitohang Singgung Nama Putri Candrawathi : Si Biang Keruwetan

Salah satu yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Hakim Agung Sudrajad Dimyati, padahal menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Hakim Agung Sudrajad terakhir melaporkan harta kekayaannya tertanggal 10 Maret 2022 memiliki harta Rp 10,77 miliar.

Ada pula sosok Mischa Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka karena korupsi penyimpangan atau penyelewengan penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020. Ketika akan ditangkap, bahkan Wanita Emas itu histeris dan mengamuk membuat kehebohan publik.


Baca Juga: Siapa Hasnaeni Moein 'Wanita Emas' yang Viral Teriak Histeris Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi? Ini Profilnya

Umumnya, tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat terbagi atas empat jenis.

  1. Korupsi pengadaan barang dan/atau jasa yang dibiayai APBN atau APBD.
  2. Korupsi penyalahgunaan anggaran.
  3. Korupsi perizinan sumber daya alam yang tidak sesuai aturan.
  4. Korupsi penerimaan suap.

Lantas, mengapa pejabat begitu rentan melakukan korupsi, sementara di sisi lain ia sudah memiliki harta yang sangat banyak?.

Baca Juga: Profil, Biodata dan Riwayat Jabatan Jenderal Pol Idham Azis, Sosok yang Diduga Kakak Asuh Ferdy Sambo

Dilansir oleh pikiran-rakyat.com dalam artikel Kenapa Pejabat Rentan Korupsi? Simak 4 Faktor Penyebabnya , dari laman Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dijelaskan faktor-faktor yang disinyalir menyebabkan terjadinya korupsi.

Beberapa faktor penyebab terjadinya korupsi yakni :

  1. Monopoli Kekuasaan

Para pejabat khususnya kepala daerah memiliki kekuasaan yang sangat besar dalam pengelolaan anggaran.

Tak hanya itu, kepala daerah juga berwenang dalam pemberian izin sumber daya alam, pengadaan barang serta jasa, dan hal lainnya dalam pemerintahan daerah.

Melihat besarnya kekuasaan yang dimiliki dapat menggoda kepala daerah melakukan korupsi melalui suap dan gratifikasi.

  1. Kebebasan dalam Membuat Kebijakan

Hak diskresi, atau kebebasan mengambil keputusan sendiri dalam setiap situasi, melekat kuat pada diri para pejabat .

Diskresi itu sesungguhnya cenderung terbatas, hanya berlaku dalam situasi sangat mendesak, namun justru para pejabat mengartikannya secara luas.

Contohnya dalam hal APBD, seorang  pejabat bisa saja mengeluarkan dana yang tidak ada di dalam APBD.

Guna menutupi aksinya,  pejabat itu akan membuat pengeluaran fiktif dan berakhir menjadi tindakan korupsi demi kepentingan pribadi.

  1. Lemahnya Pertanggungjawaban

Adanya sikap tidak transparan dalam mengelola anggaran, mengelola aset, serta pengadaan barang dan/atau jasa.

Hal ini berpotensi bagi seorang pejabat melakukan tindak pidana korupsi

  1. Faktor Lainnya

Beberapa faktor lain yang menjadi penyebab korupsi pejabat antara lain adalah biaya pemilu yang terlalu mahal dan sudah dikeluarkan selama ini.

Adanya sikap tidak kompeten dalam mengelola keuangan, ketidakpahaman atas peraturan yang ada, hingga pemahaman konsep budaya yang salah. ***

 

 

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pejabat
# korupsi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.