AYOJAKARTA.COM - Sosok Febri Diansyah merupakan pengacara dari terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi.
Dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada Senin (7/11/2022), sebelum Febri Diansyah, ada Patra M Zen yang merupakan pengacara dari Putri Candrawathi.
Patra M Zen kemudian mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Putri Candrawathi lantaran merasa kena prank terkait kasus pelecehan seksual.
Febri Diansyah merupakan mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.
Kemunculannya untuk membela Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J menuai kritik dari banyak pihak.
Baca Juga: Momen Kuasa Hukum Kuat Maruf Kena Tegur Hakim, Anting Saksi Dipersoalkan
Salah satunya adalah tanggapan yang diungkapkan oleh sahabatnya yaitu Novel Baswedan.
“Sebagai teman saya kaget dan kecewa dengan keputusan mereka, saran saya sebaiknya mereka berdua mundur saja,” tulis Novel Baswedan dalam akun medsosnya.
Pada sidang terakhir dengan saksi adik serta kekasih Brigadir J, Febri Diansyah mendapatkan sorakan dari penonton dan teguran dari hakim.
Belakangan ini ramai beredar Tweet lama pada akun Twitter @febridiansyah yang memposting ulang permintaan maaf dari kedua tersangka utama dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
"Bapak & ibu Yosua, saya sangat memahami perasaan Bapak & Ibu. Saya mohon maaf.
Saya sangat menyesal saya tidak mampu mengontrol emosi. Di awal persidangan ini saya ingin menyampaikan, peristiwa yg terjadi akibat dari kemarahan saya," kutipan pernyataan Ferdy Sambo yang di posting ulang oleh Febri Diansyah pada(1/11/2022).
Baca Juga: Kesaksian Sopir Ambulans, Sebut Sempat Lihat Yosua Tergeletak dan Pakai Masker Hitam!
Hal ini kemudian dihujani komentar cibiran dari warga Twitter.
"Mas Febri, semoga tidak mengalami hal ini di keluarganya di kemudian hari. Juga utk FS & PC lebih baik jujur dan akui semuanya, ingat karma. Jika bukan kamu yg kena karmanya, anak kamu dan keturunanmu selanjutnya yg kena. Tidak ada yg kekal di dunia ini, sudah selesaikan saja ini," cuit akun @henharta.
Akun @satarman juga menuliskan hal yang bersifat kritikan.
"Seyogyanya minta maaf juga atas cerita/skenario/kebohongan yg dibuat setelah terjadi pembunuhan. Susah orang percaya dengan skenario baru setelah kebohongan diskenario sebelumnya".***

Share this article
Berikut Tweet lama Febri Diansyah soal permintaan maaf Ferdy Sambo yang ditanggapi warganet dengan komentar pedas.