Profil Laksda TNI TSNB Hutabarat, Sang Penjaga Laut di KTT G20

- Kamis, 24 November 2022 | 18:03 WIB
Laksda Cokky Hutabarat memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) (istimewa)
Laksda Cokky Hutabarat memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) (istimewa)

AYOJAKARTA.COM -- Perhelatan KTT G20 memang sudah rampung. Seusai ditutup pada 16 November, aneka pujian disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pemerintah Indonesia atas keberhasilan menyelenggarakan pertemuan pemimpin negara dengan ekonomi terkuat di dunia itu.

Penyelenggaraan KTT G20 di Bali dinilai berbeda dengan pelaksanaan pertemuan itu tahun-tahun sebelumnya. Selain Indonesia mampu menciptkan suasana meeting yang tidak kaku, para pemimpin dunia dan delegasi organisasi tingkat dunia disuguhi pula pemandangan yang tidak biasa.

Para tamu negara itu disuguhi pemandangan belasan kapal perang yan berbaris, berpatroli rapi pada sisi Selatan atau sisi laut Apurva Hotel, tempat di mana kegiatan KTT G20 tahun 2022 berlangsung.

Tidak kurang dari 14 kapal perang canggih 24 jam melindungi kepulauan Bali dan memagari laut seperti perisai yang melindungi perairan pantai Hotel Apurva Nusa Dua Bali.

Bukan hanya kapal perang kelas Frigate dan Corvet dengan segala senjata dan peralatan canggihnya, sebuah kapal latih layar, KRI Bima Suci, juga melengkapi jajaran kapal yang melintas sepanjang hari yang menjadi perhatian para peserta G20.

Nuansa alam Bali dengan kekayaan budayanya, keberadaan kapal perang dan kapal latih layar yang gagah namun indah tersebut seakan menyatu menjadi satu harmoni. Hal ini, disatu sisi menyajikan rasa aman dari segala ancaman, di sisi lain menghadirkan kenyamanan, ketentraman dan Keindahan.

Jajaran kapal tersebut oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dipercayakan kepada Laksamana Muda (Laksda) TNI Dr. TSNB Hutabarat MMS untuk memimpin Satuan Tugas Laut  (Satgasla) yang terdiri dari 14 kapal perang untuk menjamin keamanan  dari dan pada sektor laut pada perlehatan G20 tahun 2022 ini.

Laksda Cokky, demikian jenderal bintang dua itu kerap dipanggil, sehari-hari menjabat Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II yang bermarkas di Surabaya. Kawasan yang menjadi tanggung jawab Laksda Cokky sangatlah luas.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X