AYOJAKARTA.COM - Aiman Witjaksono salah seorang jurnalis senior kembali membuat heboh publik.
Ia mencoba membuka kebenaran soal uang Rp 100 triliun Brigadir J.
Uang Rp 100 triliun pada rekening Brigadir J itupun kembali menjadi sorotan setelah Aiman Witjaksono menanyakan langsung kepada Pakar Anti-TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).
Sebelumnya Kamaruddin Simanjuntak, selaku Kuasa Hukum Brigadir Yosua sempat mencari tahu apakah uang dengan nominal besar itu benar-benar ada dalam rekening Yosua atau tidak.
Baca Juga: Akurat 93 Persen, Ferdy Sambo Bantah Hasil Poligraf, Sebut Ada Pertanyaan Titipan dari Sosok Ini!
Kamaruddin Simanjuntak sempat kesulitan karena ia dan rekannya banyak yang tidak tahu terkait maksud dari angka 14 digit itu.
Salah satu temannya mengatakan bahwa itu adalah kode pemblokiran BPATK.
Namun menariknya, keterangan uang Rp 100 triliun tersebut bukan blokir melainkan debet.
Hal itu disampaikan oleh Aiman Witjaksono melalui unggahan akun TikTok pribadinya @aimanwitjaksonoofficial.
Baca Juga: Sukses Bikin Ngakak Majelis Hakim, Ini Pertanyaan yang Disampaikan Ronny Talapessy Kepada Saksi Ahli
Jurnalis senior inipun menanyakan langsung kepada rekannnya, Pakar Anti TPPU.
“Namun ada hal yang menarik karena tertulis bukan blokir, kalau pagu kan berarti pemblokiran yah tapi, tertulis adalah “debet” yang artinya keluar. Pertanyaanya yang paling penting apakah uang itu ada atau tidak?” tanya Aiman.
Menurut dugaan dari Pakar Anti TPPU Yenti Garnasih, jika memiliki keterangan debet berarti pada hari itu uang tersebut telah keluar.
“Ada rekening yang kemudian didebet kemudian ada angka 100 triliun kurang,” ucap Yenti Garnasih.
“Tapi tulisannya “debet”, debet itu artinya, di hari itu di debet,” tambahnya.
Baca Juga: Seret Lulusan Adhi Makayasa Jadi Terdakwa, Ferdy Sambo: Saya Malu, Saya Menyesal!
Aiman pun kembali menanyakan, apakah uang itu berarti sebelumnya ada.
Kemudian Yenti Garnasih pun menjawab bahwa sebelumnya uang itu ada.
“Sebelumnya sudah ada, ya uangnya ada maka uang itu didebet,” jelasnya.
“Kalau tulisannya debet berarti ada uang, terus kemudian keluar, bank memberitahukan pada kita kan caranya begitu. ya kan,” tambahnya.
Berdasarkan pengalaman Yenti Garnasih sebagai Pakar Anti TPPU, ia mengaku tidak pernah mendengar pagu dalam rekening pada kasus pencucian uang.
Aiman menduga bahwa uang Rp 100 triliun Brigadir J itu ada.***

Share this article
Berikut kata Pakar Anti TPPU terkait uang Rp 100 triliun Brigadir J yang berusaha dibongkar Aiman Witjaksono.