AYOJAKARTA.COM--Beberapa waktu lalu saat Presiden Joko Widodo mengunjungi Medan, sementara orangtua dan keluarga besar Bharada E menggelar aksi untuk meminta bantuan.
Orangtua Bharada E meminta bantuan kepada Presiden Jokowi untuk keadilan kepada anaknya yang telah dituntut oleh JPU selama 12 tahun penjara.
Orangtua Bharada E merasa kecewa atas tuntutan JPU tersebut, padahal Bharada E dianggap sudah bersusah payah menjadi justice collaborator dalam menguak fakta sebenarnya kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.
Beredar video yang berjudul ‘Jauh-jauh ke Medan, Jokowi Yakinkan Kebebasan Bharada E pada Kedua Orangtuanya?’ di kanal YouTube yang diunggah oleh Warta Informasi pada hari ini 23 Januari 2023.
Bahkan di sampul video tersebut dituliskan narasi ‘Temui Orangtua Bharada E, Presiden Jokowi Janjikan Kebebasan’.
Ayojakarta.com kemudian mencoba menelusuri video yang diunggah oleh akun YouTube Warta Informasi tersebut pada hari ini Senin 23 Januari 2023.
Baca Juga: Eks Napi Koruptor OC Kaligis Resmi Jadi Kuasa Hukum Lukas Enembe, Ternyata KPK Malah Bilang Begini
Setelah ditelusuri, video yang berdurasi 6 menit 3 detik tersebut berisi cuplikan wawancara Jokowi pada beberapa bulan yang lalu yang meminta agar kasus pembunuhan Brigadir J dilakukan secara terang dan transparan serta tidak ada yang ditutup-tutupi.
Terdapat pula tayangan video Ibunda Bharada E yang memohon kepada Presiden Jokowi agar mendengarkan keluhannya atas ketidak adilan yang diterima Richard Eliezer putranya.
Cuplikan persidangan yang memperlihatkan Bharada E saat menjalani sidang juga turut dimasukkan ke dalam video tersebut.
Bahkan terlihat rekaman aksi yang digelar keluarga Bharada E di dekat Bandara Sam Ratulangi saat Presiden Jokowi berkunjung beberapa waktu lalu.
Namun hingga akhir video tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Presiden Jokowi telah sempat bertemu dengan orangtua Bharada E di Medan.
Tak terlihat pula baik cuplikan, maupun bukti lainnya yang menunjukkan bahwa Presiden Jokowi menjanjikan akan kebebasan Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini.
Sehingga dapat dipastikan bahwa judul dalam tayangan video tersebut adalah tidak benar atau hoaks.
Video tersebut juga dipastikan merupakan video clickbait.
Ada baiknya sebagai warga negara yang baik, hendaknya dapat memilih berita yang baik dan benar serta tidak termakan isu hanya berdasarkan judul pemberitaan saja.***

Share this article
Namun hingga akhir video tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Presiden Jokowi telah sempat bertemu dengan orangtua Bharada E di Medan.