AYOJAKARTA.COM – Terdakwa Putri Candrawathi kembali menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J pada Rabu (25/1/23) kemarin.
Sidang lanjutan Putri Candrawathi kemarin digelar dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi.
Untuk diketahui, Putri Candrawathi telah mendapat tuntutan jaksa dengan pidana selama 8 tahun.
Atas tuntutan tersebut, Putri Candrawathi beserta tim Penasehat Hukumnya mengajukan nota pembelaan atau pledoi yang kemudian dibacakan saat sidang kemarin siang.
Baca Juga: Viral Nota Pembelaan Richard Eliezer 'Karena Bahagiamu Bahagiaku Juga', Ini Reaksi Warganet
Pembacaan nota pembelaan oleh Putri Candrawathi diwarnai dengan kesedihan dan air mata.
Terlihat Putri Candrawathi terus menangis hingga sesenggukan saat membacakan nota pembelaannya, terutama saat ia kembali menceritakan pelecehan seksual yang disebut-sebut telah dilakukan oleh Brigadir J.
Akan tetapi, tangisan Putri Candrawathi selama membacakan pledoi tersebut justru dianggap merupakan sebuah taktik untuk mengambil simpati hakim agar nantinya vonis yang dijatuhkan lebih ringan.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh ayah almarhum Brigadir J yakni Samuel Hutabarat serta Pakar Hukum Pidana Jamin Ginting.
“Itu adalah air mata buaya, itu cara dia untuk mengambil simpati hakim!” ujar Samuel Hutabarat kepada Kompas TV.
Hal senada juga diungkapkan Jamin Ginting yang mengatakan, “Ia sedang mencari simpati hakim terkait dengan latar belakang dia sebagai seorang ibu dan juga kedudukan dia terkait dengan silsilah kalau itu yang pertama.”
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @harlina_salin pada 925/1/23), ditengah ramainya pendapat mengenai tangisan Putri Candrawathi selama pembacaan pledoi, beredar sebuah video yang cukup menyita perhatian masyarakat.
Dimana dalam video viral yang diunggah oleh akun Tiktok tersebut, menampilkan momen saat Putri Candrawathi ketahuan akting dikala menyampaikan nota pembelaan dirinya.
Baca Juga: Bacakan Pledoi, Eliezer Beri Pesan Cinta pada Tunangannya: Bahagiamu adalah Bahagiaku
Video yang diunggah oleh akun Tiktok @harlina_salin tersebut diberi caption seperti berikut.
“Momen tuan putri baca puitis ketahuan melirik camera / akting sedih.”
“Majelis Hakim yang mulia berharap bisa jernih menilai akting ini.”
Dalam video tersebut Putri Candrawathi terlihat memakai outfit serba putih mulai dari masker, baju, hingga celana saat hadir dalam sidang pledoi.
Rambutnya terlihat diikat satu ke belakang, ia tengah duduk di kursi pesakitan sambil memegang microphone dan membacakan nota pembelaan yang sudah ditulisnya.
Sambil menghela nafas dengan berat, Putri Candrawathi mengatakan, “Majelis Hakim yang mulia, para Jaksa Penuntut Umum, dan Para Penasehat Hukum yang saya hormati (kembali menghela nafas dengan berat) kalaulah boleh saya bertanya…”
Namun saat akan melanjutkan kalimatnya, Putri Candrawathi berhenti sejenak dan terlihat memejam-mejamkan matanya kemudian memandang ke depan sebentar lalu tiba-tiba melirik ke arah kamera dan kembali menunduk ke bawah.
Meski menggunakan masker, ekspresi mata dari Putri Candrawathi yang terlihat seperti berusaha menangis sambil memperhatikan kamera tersebut terlihat sangat jelas.
Sontak saja video viral yang memperlihatkan momen Putri Candrawathi disebut ketahuan akting sedih dan menangis gara-gara melirik ke arah kamera saat sidang pledoi tersebut langsung banjir komentar.
“Tau melirik kamera dia air matanya gak ada (emoticon tertawa),” tulis netizen dengan akun @diantirahayu943.
Komentar senada juga dituliskan netizen @Nhur Ai, “Mana air matanya.”
“Sempat-sempatnya ngelirik…mak,” tulis akun @Agoes_Arie.
Netizen dengan akun @Hendri Tio Abenk juga berkomentar, “He he he aktinya maut.”
“Akting yang luar biasa,” tulis netizen @sambalado. ***

Share this article
tangisan Putri Candrawathi selama membacakan pledoi dianggap merupakan sebuah taktik untuk mengambil simpati hakim.