AYOJAKARTA.COM--Masih ingat dengan Syarifah Ima Syahab? fans garis keras Ferdy Sambo yang pernah mencuri perhatian karena menerobos persidangan.
Syarifah Ima Syahab kembali membuat heboh warganet karena pernyataanya yang kontroversial.
Syarifah Ima Syahab mengaku mencintai Ferdy Sambo bahkan rela ditembak mati jika suami Putri Candrawathi mendapat hukuman mati atas kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada Kamis, 9 Februari 2023 penggemar Ferdy Sambo ini mengaku memberi dukungan kepada suami Putri Candrawathi bukan karena ingin viral.
Ia juga mengaku bahwa dirinya sempat diundang oleh berbagai stasiun Televisi namun Syarifah memilih untuk menolak.
“bukan, mau viral nggak sama sekali, kalau emang saya mau viral dari kemarin-kemarin juga saya banyak yang ngundang TV-TV tapi saya cuma datang di sini, hanya di Mas Uya,” ujarnya.
Ia juga sampai mengatakan sumpah bahwa dirinya bukan merupakan suruhan orang untuk sengaja memberi dukungan kepada Ferdy Sambo.
“nggak ada (yang nyuruh) demi Allah, Rasulullah, bener dari hati,” ujar Syarifah.
Meskipun Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutan, Syarifah tetap percaya bahwa eks Kadiv Propam Polri ini tidak ikut menembak.
“percaya, kalau kata aku Pak Sambo itu hukumannya lebih ringan dong, ya kan dia nggak nembak dia nyuruhnya hajar kenapa Baharada E malah nembak,” ujarnya.
Tak hanya itu, saking cintanya dengan Sambo ia mengungkapkan rela ditembak mati berdua dengannya.
Baca Juga: Viral Video Ucapan dan Doa Ulang Tahun Putri Candrawathi Pada Ferdy Sambo, Netizen: Suaranya Beda
“kalau dihukum mati gimana? ya aku maunya ditembak mati berdua, aku mau mati berdua sama Pak Sambo,” ungkapnya.
Syarifah juga turut memberikan pesan kepada Majelis Hakim untuk tidak memberikan hukuman berat kepada eks Kadiv Propam Polri.
“ya buat Pak Hakim tolonglah nanti bisa meringankan hukuman Pak Sambo, dia kan punya anak jangan seumur hidup kasihan,” ujarnya.***

Share this article
Tak hanya itu, saking cintanya dengan Sambo , Syarifah Ima mengungkapkan rela ditembak mati berdua dengannya.