BANDUNG, AYOJAKARTA.COM - Suasana penuh semangat mewarnai aula Sekolah Pribadi Bandung saat Owlypia Local Round 2026 sukses digelar pada 2–3 Mei 2026. Sebanyak 82 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA berkompetisi dalam ajang internasional bergengsi yang menitikberatkan pada aspek kreativitas, kolaborasi, dan pemikiran kritis.
Owlypia, yang dikenal secara global sebagai “The Intellectuals’ Challenge of the 21st Century”, memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir di luar batasan kurikulum kelas konvensional. Di Pribadi Bandung, kompetisi ini menjadi wadah krusial bagi generasi muda untuk belajar bekerja sama dalam tim, menyampaikan ide secara persuasif, dan berani menghadapi tantangan standar global.
Dukungan Orang Tua dan Penyaluran Bakat
Keberhasilan acara ini turut mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua. Ibu dari Mousa Habibie Maulana—peraih Gold Medal, peringkat pertama Overall Best Individual, sekaligus bagian dari tim pemenang peringkat pertama Owlin Overall Best Team—mengungkapkan rasa bangganya terhadap ekosistem sekolah yang suportif.
"Alhamdulillah, saya menemukan tempat yang sangat cocok untuk mengembangkan bakat Mousa. Ini adalah pengalaman pertamanya, dan saya melihat dia sangat maksimal mempersiapkan diri karena motivasi yang besar untuk menang. Pengalaman belajar dan berkompetisi di sini benar-benar luar biasa," ujar Ibu Mousa.
Statistik dan Partisipasi Peserta
Ajang tahun ini diikuti oleh total 82 peserta yang terbagi dalam tiga kategori usia:
- Owlin (17 siswa): Jenjang SD yang penuh keceriaan dan
- Owlets (37 siswa): Jenjang SMP yang menunjukkan keberanian dan rasa ingin tahu
- Owly (28 siswa): Jenjang SMA dengan analisis kritis dan ide-ide
Berbagai sekolah turut berpartisipasi memperkuat persaingan, antara lain SD GIS Prima Insani Garut, SMPN 02 Kota Garut, SMP & SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta, SMP Semesta Semarang, serta kontingen tuan rumah SD, SMP, dan SMA Pribadi Bandung.
Rangkaian Kompetisi
Selama dua hari, para peserta diuji melalui rangkaian tantangan yang komprehensif, mulai dari Impromptu Challenge, Speech-Craft Challenge, hingga Knowledge Challenge. Puncak acara ditutup dengan Team Spirit Challenge, sesi bakat Hoo’s Got Talent, dan seremoni penganugerahan medali (Award Ceremony).
Pihak sekolah menegaskan bahwa Owlypia bukan sekadar kompetisi akademis, melainkan bagian dari misi pembentukan karakter. “Kami ingin anak-anak memiliki kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi yang kuat untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar salah satu guru pembimbing.
Dengan kesuksesan gelaran ini, Sekolah Pribadi Bandung kembali memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan berorientasi global yang berkomitmen mencetak prestasi di panggung dunia.

Share this article
Owlypia Local Round 2026 di Bandung diikuti 82 siswa SD hingga SMA, mengasah kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir kritis.