Selamat! 9.540 Peserta Lolos ke Tahap SKD PKN STAN 2024, Ini Rincian Kuota Kelulusan SKD dan Rasio Keketatan Tiap Jalur Penerimaan

PKN STAN merupakan sekolah kedinasan dengan jumlah kuota penerimaan calon mahasiswa baru terbanyak tahun 2024.

PKN STAN merupakan sekolah kedinasan dengan jumlah kuota penerimaan calon mahasiswa baru terbanyak tahun 2024.

AYOJAKARTA.COMPKN STAN menjadi salah satu sekolah kedinasan yang membuka penerimaan calon mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025.

Sebanyak 722 kuota disediakan untuk calon mahasiswa baru yang lulus seleksi PKN STAN 2024.

Seleksi penerimaan calon mahasiswa baru di PKN STAN tahun 2024 telah sampai di tahapan pra Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, telah resmi mengumumkan penerimaan calon mahasiswa/praja/taruna baru Sekolah Kedinasan tahun akademik 2024/2025.

Sebanyak 3.445 kuota penerimaan yang dialokasikan untuk 23 sekolah kedinasan tahun 2024.

PKN STAN merupakan sekolah kedinasan dengan jumlah kuota penerimaan terbanyak tahun 2024.

Total 722 kuota dibagi untuk tiga jalur penerimaan dengan masing-masing program studi D-4 yang dimiliki, sebagai berikut:

Baca Juga: Catat! Skor Aman Lolos SKD Sekolah Kedinasan 2024: Cek Skor Tertinggi dan Terendah IPDN, PKN STAN, STIS, dan 5 Sekdin Lainnya

1. D-4 Akuntasi Sektor Publik

- Jalur Reguler: 117
- Jalur Afirmasi Kewilayahan: 45
- Jalur Pembibitan: 61
Jumlah: 233 kuota

2. D-4 Manajemen Keuangan Negara

- Jalur Reguler: 215
- Jalur Afirmasi Kewilayahan: 35
- Jalur Pembibitan: 79
Jumlah: 329 kuota

3. D-4 Manajemen Aset Publik

- Jalur Reguler: 85
- Jalur Afirmasi Kewilayahan: 25
- Jalur Pembibitan: 60
Jumlah: 170 kuota

Baca Juga: Tertinggi Capai 503! Segini Skor Aman Lolos SKD PKN STAN 2024 dan Ambang Batas Jalur Reguler, Pembibitan, dan Afirmasi Kewilayahan

Tahun 2024 ini, PKN STAN meraih jumlah peminat sekolah kedinasan tertinggi mencapai 38.355 orang.

Dari total pendaftar sekolah kedinasan tahun 2024, hanya 9.540 peserta yang dinyatakan lolos seleksi Administrasi PKN STAN 2024.

Hasil pengumuman seleksi administrasi PKN STAN tahun 2024 dapat dilihat melalui laman resmi https://https://pknstan.ac.id/hasil_adm_2024.

Setela pendaftar peminatan prodi D-4 SPMB PKN STAN tahun 2024 dinyatakan lulus seleksi administrasi, berhak untuk mengikuti seleksi lanjutan yaitu Seleksi Kompetensi Dasar  menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test).

SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) PKN STAN akan dilaksanakan tanggal 1-6 Agustus 2024 dengan materi yang diujikan, meliputi Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Lalu berapa standar nilai ambang batas dan kumulatif tertinggi SKD PKN STAN tahun 2024?

Berikut nilai ambang batas dan kumulatif tertinggi SKD PKN STAN berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 144 Tahun 2024:

Baca Juga: SKD Sekolah Kedinasan 2024 Digelar Juli, Ini Acuan Skor Tertinggi dan Terendah Lolos SKD Polstat STIS, IPDN, PKN STAN, dan 4 Sekdin

1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) (45 soal)

Nilai ambang batas: 156
Nilai kumulatif tertinggi: 225

2. Tes Intelegensia Umum (TIU) (35 soal)

Nilai ambang batas: 80
Nilai kumulatif tertinggi: 175

3. Tes Wawasan Kebangsaan (TKW) (30 soal)

Nilai ambang batas: 65
Nilai kumulatif tertinggi: 150

4. Khusus Afirmasi

Nilai ambang batas kumulatif terendah: 281
Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU) terendah: 55

Baca Juga: Dimulai Bulan Juli! Cek Kisi-Kisi SKD Sekolah Kedinasan 2024: PKN STAN, IPDN, STIS, Poltekip, Poltekim dan 18 Sekdin Lainnya

Lalu berapa rincian kuota kelolosan SKD dan rasio keketatan tiap prodi D-4 untuk masing-masing jalur penerimaan baik reguler, pembibitan, maupun afirmasi kewilayahan?

Kuota kelulusan atau perangkingan SKD PKN STAN adalah tiga kali formasi per kuota masing-masing jalur penerimaan.

Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @aymangayu, Sabtu, 29 Juni 2024, berikut rincian kuota kelulusan SKD dan rasio keketatannya untuk masing-masing jalur Reguler, Afirmasi Kewilayahan, dan Pembibitan tahun 2024:

Baca Juga: Tertinggi Tembus 503! Ini Skor Lolos SKD PKN STAN 2024 dan Ambang Batas Jalur Reguler Prodi D-4 Akuntansi Publik

1.  Jalur Reguler

Kuota penerimaan: 471 kursi
Lolos seleksi administrasi: 7.845 peserta
Kuota lulus SKD: 1.251 peserta
Rasio keketatan: 1:7

2.  Jalur Afirmasi Kewilayahan

Kuota penerimaan: 105 kursi
Lolos seleksi administrasi: 583 peserta
Kuota lulus SKD: 315 peserta
Rasio keketatan: 1:2

3.  Jalur Pembibitan

Kuota penerimaan: 200 kursi
Lolos seleksi administrasi: 1.112 peserta
Kuota lulus SKD: 600 peserta
rasio keketatan: 1:2

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.