AYOJAKARTA.COM -- Menjadi lembaga pendidikan tertinggi, sejumlah universitas masih menyediakan berbagai program studi yang termasuk kategori jurusan langka atau jarang peminat.
Di samping program studi tersebut masih belum banyak dikenal, alasan lain adanya jurusan langka atau jarang peminat adalah karena kurang dibutuhkan di dunia kerja.
Akibat lain dari minimnya kebutuhan di dunia kerja, juga membawa dampak tersendiri terhadap kuantitas permintaan atau jumlah mahasiswa di jurusan langka atau jarang peminat.
Baca Juga: Tak Hanya Pariwisata, Ini Deretan Jurusan Kuliah yang Banyak Dibutuhkan Kemenparekraf
Meski keberadaan jurusan jarang peminat tetap eksis di perguruan tinggi, namun eksistensi di dunia kerja justru terdengar sangat sepi.
Sebagai bahan pertimbangan bagi calon mahasiswa yang ingin memilih jurusan atau program studi, berikut adalah jurusan kuliah sepi peminat tapi juga sepi peluang kerja.
Jurusan langka atau jarang peminat di urutan pertama yang juga sepi dengan peluang kerja adalah Jurusan Rekayasa Nano Teknologi.
Menjadi jurusan yang sangat prospek dan futuristik, jurusan kuliah Nanoteknologi di Indonesia atau negara berkembang masih belum cukup memiliki ruang di bidang Industri.
Baca Juga: Tertarik Masuk Psikologi? Yuk Cari Tahu Mata Kuliah yang Paling Sulit di Jurusan Ini
Kebanyakan dari para lulusan jurusan dari teknologi nano, selain menjadi peneliti juga terbatas menjadi akademisi karena industri belum siap menerima jurusannya.
Jurusan langka atau jarang peminat kedua yang termasuk sepi peluang kerja adalah jurusan Sastra Eropa Kontinental.
Selain karena banyak atau didominasi untuk lebih mengedepankan aspek-aspek linguistik, lulusan jurusan Sastra Kontinental terbatas pada negara-negara jurusannya.
Bagi seorang sarjana lulusan program sastra Perancis, tentu saja peluang kerja akan terbatas di negara bersangkutan atau tergantung penetrasi negaranya.
Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah Paling Santai dan Mudah, Auto Lulus Cepat!
Selain itu aspek pertimbangan sosial dan ekonomi juga masih cukup kuat berlaku di Indonesia, atau harus diperhitungkan sebelum memutuskan jurusan sastra.
Diketahui, perekonomian bangsa Indonesia banyak diwarnai oleh negara seperti Jepang, Amerika dan China, sehingga memilih sastra Rusia akan memperkecil peluang kerja.
Jurusan ketiga yang tergolong sepi peminat dan peluang kerja di sektor industri adalah Astronomi atau Sains Keplanetan.
Meski alam semesta yang menjadi salah satu objek pelajaran Astronomi sangat luas, namun di dunia industri fakta tersebut berbanding terbalik.
Baca Juga: Jurusan Bidang IT yang Banyak Dibutuhkan Perusahaan, Punya Prospek Kerja Menjanjikan
Meski Pemerintah sudah menyiapkan lembaga-lembaga riset dan penelitian, namun tidak setiap lulusan jurusan Astronomi bisa maksimal diserap di dunia kerja.
Jurusan keempat yang termasuk sepi peminat dan peluang kerja adalah jurusan Ilmu Keluarga dan Konsumen, karena itu tidak banyak perguruan tinggi membuka jurusan ini. ***

Share this article
Meski keberadaan jurusan langka atau sepi peminat tetap eksis di perguruan tinggi, namun eksistensi di dunia kerja justru terdengar jarang.