AYOJAKARTA.COM – Universitas Pembangunan Negeri “Veteran” Jakarta atau (UPNVJ) adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang jadi incaran mahasiswa baru.
Setiap tahunnya, UPN “Veteran” Jakarta tidak pernah kehilangan peminat calon mahasiswa sebagai institusi yang tepat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Karena jumlah peminatnya cukup tinggi, tidak heran jika ada sejumlah jurusan kuliah di UPN “Veteran” Jakarta yang jadi favorit mahasiswa baru.
Dilansir dari laman sidata-ptn-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id pada Minggu, 29 September 2024, terdapat 13 jurusan di UPNVJ dengan jumlah pendaftar terbanyak.
Ilmu Komunikasi menjadi jurusan yang paling diminati mahasiswa baru di UPNVJ berdasarkan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2023.
Selain Ilmu Komunikasi, terdapat beberapa jurusan lainnya yang juga memiliki jumlah peminat terbanyak.
Berikut adalah 13 jurusan kuliah paling favorit di UPNVJ berdasarkan SNBT 2023:
Baca Juga: 4 Jurusan Kuliah Paling Favorit di ITS dan UNAIR, Terfavorit Nomor 1 Tembus 3.000 Pendaftar
1. Ilmu Komunikasi
Daya Tampung 2024: 181
Peminat 2023: 3.728
2. Kedokteran
Daya Tampung 2024: 103
Peminat 2023: 3.175
3. Manajemen
Daya Tampung 2024: 160
Peminat 2023: 3.056
4. Hukum
Daya Tampung 2024: 240
Peminat 2023: 2.815
5. Akuntansi
Daya Tampung 2024: 135
Peminat 2023: 2.343
6. Informatika
Daya Tampung 2024: 1.880
Peminat 2023: 1.880
7. Hubungan Internasional
Daya Tampung 2024: 120
Peminat 2023: 1.758
8. Sistem Informasi
Daya Tampung 2024: 108
Peminat 2023: 1.647
9. Kesehatan Masyarakat
Daya Tampung 2024: 106
Peminat 2023: 1.578
10. Gizi
Daya Tampung 2024: 70
Peminat 2023: 1.350
11. Keperawatan
Daya Tampung 2024: 70
Peminat 2023: 1.330
12. Teknik Industri
Daya Tampung 2024: 72
Peminat 2023: 1.133
13. Farmasi
Daya Tampung 2024: 30
Peminat 2023: 1.119
Baca Juga: Nggak Mau Pusing? Ini Top 5 Jurusan Kuliah Paling Santai dan Mudah, Ada Ilmu Komunikasi
Demikian informasi mengenai 13 jurusan kuliah paling favorit di UPNVJ berdasarkan SNBT 2023.***

Share this article
UPN “Veteran” Jakarta tidak pernah kehilangan peminat calon mahasiswa sebagai institusi yang tepat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.