TEBET, AYOJAKARTA -- Piala Thomas berhasil mendarat di Indonesia, setelah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) meminjam sementara trofi supremasi bulu tangkis beregu putra dunia itu.
Nantinya, PBSI akan menggunakan Piala Thomas untuk keperluan sejumlah seremonial di Tanah Air.
Selain itu, Piala Thomas direncanakan akan ikut memeriahkan perhelatan tiga turnamen bulu tangkis Internasional dengan tema 'Indonesia Badminton Festival 2021' yang diselenggarakan di Bali.
Trofi tersebut akan dipajang di Bali Convention Centre dan Westin Resort Nusa Dua Bali.
Menurut manajer tim Eddy Prayitno, kedatangan Piala Thomas akan memberi dampak positif bagi pembinaan bulutangkis di Tanah Air.
Dia menuturkan, Piala Thomas berhasil kembali ke Indonesia lewat hasil jerih payah seluruh pemain, bahkan hingga berdarah-darah.
"Piala kebanggaan itu kini bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi setelah menunggu 19 tahun lamanya. Hadirnya Piala Thomas ini semoga bisa memotivasi semua pemain untuk lebih berprestasi," ujar Eddy, dalam keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Sabtu 6 November 2021.
Indonesia berhasil merebut Piala Thomas 2020 setelah menjadi yang terbaik dalam pertandingan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.
Pada partai final yang berlangsung tanggal 17 Oktober 2021, Anthony Sinisuka Ginting dkk., sukses mengalahkan China dengan skor meyakinkan 3-0.
Bagi skuat Merah-Putih, keberhasilan tersebut makin meneguhkan dominasi dalam perebutan lambang supremasi bulutangkis beregu putra. Hingga kini, Indonesia tercatat menjadi negara peraih titel terbanyak dengan 14 kali merebut Piala Thomas sejak pertama kali merebutnya di Singapura tahun 1958.

Share this article
Piala Thomas mendarat di Indonesia, setelah PBSI meminjam sementara trofi supremasi bulu tangkis beregu putra dunia itu.