AYOJAKARTA.COM--Inggris merupakan negara yang banyak diperbincangkan jika menyangkut tentang sepak bola.
Pasalnya bertabur banyak pemain sepak bola berdarah Inggris dengan kualitas mumpuni. Selain itu, tayangan kompetisi liga Inggris banyak diikuti penggemar bola di seluruh dunia.
Namun, dengan faktor mentereng seperti itu, Inggris belum mampu membawa trofi Piala Dunia ke Negaranya.
Bahkan dengan komposisi skuad dengan nama besar Rooney, David Beckham, Rio Ferdinand, Lampard, Gerrard pada gelaran Piala Dunia 2006, Inggris hanya menembus babak 8 besar.
Kala itu, Inggris harus takluk di hadapan Portugal sehingga tidak mampu menembus partai semifinal.
Lebih parahnya, setelah tidak lolos semifinal Piala Dunia 2006, Inggris juga tidak lolos Euro 2008.
Berikutnya, Piala Dunia dan Euro tahun-tahun selanjutnya pun Inggris belum mampu menunjukkan tajinya.
Dilansir AyoJakarta.Com dari Akun Twitter @garistengah_id berikut merupakan faktor yang mempengaruhi performa Inggris sehingga belum mampu menjadi juara Piala Dunia.
- Tekanan dan Ekspektasi
Penggemar bola fanatik Inggris lantang menyuarakan ‘coming home soon’ menjadi salah satu faktor.
Bahkan, media di Inggris ramai meletakkan beban dan tekanan besar pada punggawa timnas Inggris.
Tekanan itu disebut menjadi faktor pemain Inggris kurang total dalam bermain di turnamen besar.
- Pelatih
Sejak Piala Dunia 2022, Timnas Inggris disebut-sebut belum memiliki pelatih ternama dengan kualitas tinggi.
Sebenarnya, pemilihan pelatih tidak hanya didasarkan pada nama besar saja, namun juga kapasitas untuk mengatur stok pemain bintang yang melimpah di Timnas Inggris.
- Egoisme Pemain Bintang
Inggris memiliki banyak pemain bintang, terlihat di Piala Dunia edisi 2006, dalam satu posisi terdapat banyak opsi pemain bintang.
Jika stok pemain bintang melimpah, maka harus ada bintang yang dicadangkan untuk bergantian dalam bermain.
Selain itu, tidak jarang para pemain bintang berasa dari klub dengan rivalitas tinggi sehingga muncul kubu di Timnas.
- Anggap Level Klub Lebih Penting daripada Level Internasional
Banyak pihak yang beranggapan bahwa pertandingan di level klub lebih besar dan penting daripada event internasional.
Sehingga mereka terkesan menyepelekan sepak bola internasional, bahkan sekelas Piala Dunia.
Hal tersebut juga dapat membuat pemain setengah hati ketika membela Timnas dan tidak menampilkan permainan terbaiknya. Bagaimana dengan Piala Dunia Qatar 2022 yang tinggal beberapa hari ini?**

Share this article
Simak alasan mengapa Timnas Inggris yang bertabur bintang justru belum pernah meraih trofi Piala Dunia yang menjadi mimpi banyak negara