KOTA TANGERANG, AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Kota Tangerang akan menyediakan satu hotel berkapasitas 120-160 kamar tidur untuk mengisolasi pasien kasus konfirmasi positif covid-19 tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Itu dilakukan lantaran okupansi pada fasilitas isolai pasien OTG di wilayah tersebut sudah mencapai 95%.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah belum mau menyebut nama dan lokasi hotel tersebut. Sebelumnya, di Kota Tangetang sudah ada empat fasilitas yang disediakan untuk isolasi pasien OTG. Keempatnya adalah Puskesmas Jurumudi, Puskesmas Panunggangan Barat, Puskesmas Gebang Raya, dan Rumah Perlindungan Sosial (RPS).
AYO BACA : Kota Tangsel Perpanjang PSBB, Begini Penjelasan Wali Kota
"Kita di Kota Tangerang lagi menyiapkan hotel. Ada hotel yang sedang kita persiapkan mudah-mudahan hari Jumat bisa masuk, kita lagi menyiapkan tenaga dan peralatannya," tutur Arief kepada Republika.co.id - jaringan Ayojakarta.com, Selasa (29/9/2020).
Arief menambahkan, meskipun tingkat okupansi tempat tidur di keempat tempat isolasi tersebut nyaris penuh, Arief tetap melarang masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan kategori OTG untuk melakukan isolasi di rumah.
“Iya (tetap melarang masyarakat isolasi di rumah). Masyarakat yang isolasi masih terus kita arahkan supaya mereka enggak isolasi mandiri,” tegasnya.

Share this article
Arief tetap melarang masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan kategori OTG untuk melakukan isolasi di rumah