AYOJAKARTA.COM – Diimani oleh sebagian kalangan sebagai tahun kesadaran spiritual, sejumlah Fenomena Alam Semesta terus berlangsung sepanjang tahun 2025.
Akumulasi dari endapan luka batin serta vibrasi trauma yang terus beresonansi, menurut kaum spiritualis menjadi faktor munculnya Fenomena Alam Semesta untuk introspeksi diri.
Disamping peristiwa bercorak maskulinitas seperti kehancuran dan bencana, Fenomena Alam Semesta di tahun 2025 juga menampakkan sisi feminin atau keindahan.
Baca Juga: Resmi Dibuka! Ini Link dan Cara Beli Tiket Konser BLACKPINK Jakarta 2025
Salah satu jenis fenomena unik yang hari ini sedang berlangsung di langit Indonesia adalah kemunculan Strawberry Moon atau Bulan Strawberry.
Strawberry Moon atau Bulan Strawberry dianggap oleh banyak kalangan menjadi kejadian berbeda dengan bulan purnama biasanya, karena hanya terjadi setiap 18 tahun sekali.
Terlihat lebih besar dari bulan purnama biasanya, fenomena Strawberry Moon atau Bulan Strawberry merupakan jarak terendah antara Bumi dan Bulan.
Dalam dua dekade atau dua puluh tahun belakangan, fenomena Strawberry Moon atau Bulan Strawberry akan terjadi pada 10 Juni 2025 hari ini sekitar jam 18:00 waktu setempat.
Baca Juga: Catat! Ini 6 Tips War Tiket Konser BLACKPINK di Jakarta 2025 agar Tak Kehabisan
Selama menampakkan diri, fenomena bulan purnama Strawberry Moon atau Bulan Strawberry akan menjadi Major Lunar Standstill atau fase ekstrim orbit bulan.
Dikutip Ayojakarta dari akun instagram @teras_lotara pada 10 Juni 2025 dari Forbes, Astronom Dr. Jeffrey Hunt sempat memberi tanggapan terkait fenomena ini.
Menurutnya, Strawberry Moon merupakan kondisi yang menggambarkan jarak terdekat antara Bulan saat purnama dengan Bumi sepanjang siklus orbitnya.
Adapun rentang waktu terakhir siklus orbit bulan ini pernah terjadi pada tahun 2006 silam, sehingga akan tampak sangat berbeda pada siklus hari ini.
Akibat adanya situasi tersebut, Dr. Jeffrey Hunt menyebut fenomena Strawberry Moon akan melahirkan efek ilusi bagi siapapun yang sedang melihatnya.
Untuk menikmati indahnya fenomena alam Strawberry Moon, warga Indonesia dapat mulai mengamatinya mulai pukul 18:00 hingga 19:00 waktu setempat.
Fenomena Strawberry Moon dapat disaksikan pada bentangan langit bagian timur atau arah pandang saat bulan baru muncul.
Selama berlangsungnya bulan purnama 18 tahunan sekali, siapapun dapat dengan mudah mengamati bagian kawah bulan jika polusi cuaca tidak menghalangi.
Karena merupakan salah satu fenomena yang jarang terjadi, mengabadikan momen Strawberry Moon dapat dilakukan dengan menggunakan kamera ponsel.
Agar hasil tangkapan objek bulan menjadi lebih menonjolkan keindahannya, pastikan untuk mengatur lensa smartphone dengan Modus Malam.
Karena sering diperbincangkan, istilah Strawberry Moon muncul pertama kali muncul di Amerika saat sedang panen buah yang biasa terjadi pada bulan Juni. ***

Share this article
Strawberry Moon (Bulan Stroberi) terlihat di Indonesia mulai 18:00 WIB. Ini fenomena langka, jarak Bulan-Bumi terdekat.