AYOJAKARTA.COM -- Nama salah satu pegawai negeri sipil di Kementerian Sekretaris Negara, Esha Rahmansah Abrar mendadak viral di jagad maya.
Disorotnya Esha Rahmansah Abrar oleh publik merupakan buntut dari aksi pamer-pamer kekayaan atau flexing yang dilakukan istrinya di dunia maya.
Akibat sorotan tersebut, Esha Rahmansah Abrar yang menjabat sebagai Kasubbag Administrasi Kendaraan Biro Umum Kemensetneg dinonaktifkan dari jabatannya.
Dalam unggahan foto yang diunggah akun jejaring sosial twitter @partaisocmed, istri Esha terlihat sedang duduk bersandar di sebuah Mercedes Benz berwarna pink.
Bukan hanya kendaraan mewah tersebut yang berwarna pink, melainkan juga pakaian serta hiasan kepala istri Esha yang berwarna senada.
Tidak jauh dari sedan mewah yang dijadikan untuk duduk bersandar oleh istri Esha, juga terlihat mobil mewah berwarna hitam dengan nomor polisi unik.
Plat nomor polisi kendaraan yang tengah dipamerkan oleh istri Esha tersebut memiliki rangkaian huruf yang juga sama dengan namanya.
Selain memperlihatkan kendaraan mewah sewarna dengan busana, Via yang merupakan nama istri Esha juga mengunggah kemewahan lainnya.
Dari akun twitter yang sama juga diketahui Via mengunggah tas mewah serta sejumlah logam mulia pemberian suami sewaktu merayakan hari jadi pernikahan.
Warganet yang mengetahui adanya ketimpangan antara gaji dengan gaya hidup, kemudian mulai mempertanyakan sumber pendapatan Esha selaku suami.
Buntut dari pertanyaan warganet tersebut, Faldo Maldini selaku Stafsus Mensesneg kemudian memberikan tanggapan.
Dalam pernyataannya kepada media, atas nama Mensetneg Faldo meminta maaf atas ketidaknyamanan yang diakibatkan istri Esha Rahmansah.
“Mensetneg meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, atas isu yang berkembang,” jelas Faldo.
Terkait dengan aksi pamer kekayaan tersebut, Faldo menjelaskan bahwa Kemensetneg telah mengambil tindakan berupa penonaktifan terhadap Esha Rahmansah.
Baca Juga: Sang Anak Flexing, Andhi Pramono Tak Ambil Pusing: Wajar Selebgram Bebas Kehidupannya Sendiri
“Mensetneg telah menonaktifkan saudara Esha dari jabatannya, ini dilakukan untuk mempermudah verifikasi atas informasi yang berkembang saat ini,” lanjut Faldo.
Sehubungan dengan penonaktifan tersebut, Faldo menjelaskan bahwa Kemensetneg akan membentuk tim verifikasi internal.
Adapun tujuan dari pembentukan tim verifikasi internal yang dibentuk adalah untuk melakukan pemeriksaan sumber pendapatan Esha.
Dalam keterangannya, Faldo juga menjelaskan bahwa Kemensetneg telah berkoordinasi dengan KPK dan PPATK serta lembaga terkait lainnya.
Sebagai bentuk komitmen Kemensetneg terhadap pemberantasan praktik Korupsi, Kolusi maupun Nepotisme atau KKN hasil tersebut akan disampaikan kepada publik.
“Hasilnya akan disampaikan kepada publik,” pungkas Faldo seperti dikutip AyoJakarta pada Senin, 20 Maret 2023 dari kanal Youtube Kompas TV.***(Karseno AJ)

Share this article
Disorotnya Esha Rahmansah Abrar oleh publik merupakan buntut dari aksi pamer-pamer kekayaan atau flexing yang dilakukan istrinya.