AYOJAKARTA.COM –- Kasus penganiayaan David oleh anak eks Dirjen Pajak, Mario Dandy Santiyo menjadi sorotan banyak pihak.
Tidak hanya keluarga yang menjadi sorotan publik, mobil Rubicon yang dipakai Mario Dandy saat peristiwa penganiayaan ikut diperiksa.
Dari laporan Polisi, mobil Rubicon itu memakai plat nomor palsu, dan yang lebih mencengangkan pajak mobil tersebut diketahui belum dibayar.
Baca Juga: Sebut Sang Anak Sebentar Lagi Bangun, Ayah David Tulis Pesan Ditujukan Buat Mario Dandy!
Bahkan mobil Rubicon yang memiliki harga ratusan juta itu ternyata bukan atas nama Rafael Alun Trisambodo maupun anaknya.
Setelah ditelusuri oleh KPK ternyata milik Asep Saefudin yang berada di Gang Jati Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube TV One News pada Sabtu, (4/3/2023), terlihat gang sempit itu lebarnya hanya 1 km sampai 2 km, sehingga mustahil mobil bisa masuk.
Ketua RT 01 Kelurahan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamso Badrudin membenarkan bahwa itu merupakan warganya.
Akan tetapi Asep Saefudin sudah pindah ke daerah Cipinang sejak tahun 2007.
“Saudara S ini memang betul warga saya, namun sekarang sudah pindah, setahu saya dia pindah di daerah cipinang, namun alamat lengkapnya saya kurang paham, dia pindah sekitar tahun 2007,” kata Kamso.
Menurut pernyataan Ketua RT, sosok pemilik mobil Rubicon Mario Dandy ini sebelumnya pernah bekerja sebagai office boy (OB) dan penjual kopi.
Dengan demikian, Kamso menilai sangat mustahil jika Asep memiliki mobil mewah.
“Pak Asep ini adalah sosok pekerja yang sangat ulet dia orangnya apa saja bisa, dan yang terakhir dia bilang kerjanya sudah diinavis, namun sebelumnya kerja sebagai office Boy,” tutur Kamso.
“Sebelumnya lagi bekerja sebagai penjual kopi, makanya kalau dia punya Mobil Rubicon kayaknya nonsense sekali, tidak masuk akal,” jelasnya.
Baca Juga: Aduh! Sosok Diduga Mantan Kekasih Bongkar Kenakalan Mario Dandy hingga Terkena Imbas Ini
Dengan mencuatnya nama salah satu warga menjadi pemilik mobil mewah, Kamso sangat kaget.
Bahkan menurutnya, sehari-hari Asep memakai roda motor.
“Engga ada (mobil satupun), setahu saya dia kemana-mana memakai roda dua,” kata Kamso.
Tidak hanya itu, kemustahilan Kamso juga diperkuat dengan Asep menjadi warga yang masih menerima bantuan langsung tunai (BLT).
“Terakhir yang 2022 pada waktu dia ada pengambilan dana bansos dan BLT sebagai warga yang masih menerima bantuan,” pungkas Kamso.***(Winna Anaziah)
Share this article
Tidak hanya keluarga yang menjadi sorotan publik, mobil Rubicon yang dipakai Mario Dandy saat peristiwa penganiayaan ikut diperiksa.