AYOJAKARTA.COM – Terpidana kasus kematian Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana, Saka Tatal telah bertemu Sudirman di Lapas Banceuy Bandung pada Rabu (28/8/2024) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, Saka Tatal memberikan dukungan dan meminta maaf atas kekerasan yang dialami Sudirman pada saat berada di tahanan.
Saka Tatal meminta agar Sudirman berbicara jujur dan mengungkapkan bahwa dirinya dan terpidana lain tidak terlibat kasus Vina Cirebon.
Menurutnya, Sudirman harus berani mengungkapkan fakta yang sebenarnya dan tidak perlu mendengarkan arahan dari orang lain.
“Kalau memang Sudirman merasa nggak bersalah tunjukan, buktikan. Jangan dengerin kata-kata oknum lah harus diarahkan seperti apa,” kata Saka dikutip dari kanal YouTube Nusantara TV pada Kamis (29/8/2024).
Saka meminta agar Sudirman menjelaskan dengan detail mengenai kejadian pada 27 Agustus 2016.
Baca Juga: Mungkinkah Masih Ada Peluang Anies Baswedan Maju Pilgub Jakarta? Begini Kata Gerindra
Seperti yang diketahui, peristiwa yang menyebabkan Vina dan Eky meninggal dunia terjadi pada 27 Agustus 2016.
Oleh karena itu, Saka ingin agar Sudirman mengungkapkan pada saat kejadian tersebut dirinya sedang berada dimana dan bersama siapa.
Selain itu, ia juga ingin Sudirman menceritakan soal penangkapan yang terjadi pada 31 Agustus 2016.
“Sudirman harus ngomong apa adanya waktu 27 Agustus 2016 ada dimana, sama siapa, sedang apa dan 28 Agustus sama siapa lagi ngapain, cerita apa adanya. Sama pas lagi penangkapan 31 Agustus 2016 Sudirman itu posisi dimana, lagi ngapain, sama siapa aja,” ungkapnya.
Sementara itu, Kuasa Hukum Saka Tatal yakni Titin Prialianti membenarkan bahwa Sudirman sempat dipukuli oleh terpidana lain.
Ini karena kesaksian Sudirman membuat dirinya dan terpidana lainnya mendekam di penjara.
Titin menyebut Sudirman bukanlah terpidana yang pertama mengaku tentang kasus Vina Cirebon.
Akan tetapi, karena posisi Sudirman paling lemah membuat penyidik menyebut bahwa dialah yang mengakui.
“Di fakta persidangan yang mengakui dahulu kan Jaya. Tetapi, waktu itu karena Sudirman paling lemah oleh penyidik dikatakan Sudirman yang mengakui. Di situlah selain mendapat penyiksaan yang luar biasa dari penyidik di 2016 di Polres Cirebon Kota, Sudirman juga dipukuli sama teman-temannya,” ujar Titin.

Share this article
Saka Tatal meminta agar Sudirman berbicara jujur dan mengungkapkan bahwa dirinya dan terpidana lain tidak terlibat kasus Vina Cirebon.