AYOJAKARTA.COM -- Lantaran tutur katanya yang tidak baik, Gus Miftah menjadi viral saat ini dan dikecam banyak pihak.
Sebagai Utusan Presiden, Gus Miftah bahkan mendapatkan teguran langsung dari Prabowo.
Banyak yang menilai tak sepantasnya orang dengan panggilan 'Gus' mengucapkan kata 'goblok' kepada seorang penjual es teh, walau konteksnya hanya candaan.
Dalam pemaparan NU Online, 'Gus' bukanlah panggilan biasa, karena tidak sembarang orang bisa mendapatkan gelar tersebut.
Meski begitu, terkait panggilan ‘Gus’ ini, Putra Kiai Pengasuh Pesantren Al Falah Ploso K.H. Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar) mengingatkan siapa saja yang senang mendapat panggilan ‘Gus’ untuk tidak bangga terlebih dahulu saat mendapatkan gelar tersebut.
Baca Juga: Malu dengan Nama! Arti Kata 'Gus' yang Menempel pada Miftah Maulana Habiburrahman
Ia menjelaskan bahwa panggilan ‘Gus’ merupakan sebuah penghormatan yang diberikan oleh masyarakat, khususnya Jawa Timur, kepada orang yang kebetulan dilahirkan dari para ulama yang memiliki karya, atsar, atau legacy (peninggalan) dalam hidupnya.
“Artinya, ‘Gus’ itu sama sekali bukan penghormatan kepada dirinya. Tidak. Tapi ini adalah menghargai jasa-jasa orang tuanya,” dalam tulisan NU Online berjudul Pesan Gus Kautsar, Jangan Bangga Dulu Dipanggil 'Gus'.
Ia sepakat jika ada orang yang membangun karya dan perjuangannya sendiri dengan tidak mengandalkan nasab orang tua untuk dipanggil dengan ‘Kiai’, bukan ‘Gus’. Karena menurut dia ‘Gus’ itu tidak punya karya.
Baca Juga: Sempat Diduga Bela Agus Salim, Pablo Benua justru Kini Menggugatnya atas Laporan Penggelapan Donasi
“Kami ini terhormat karena karya orang tua kami. Karena kebaikan, karena kualitas yang dimiliki oleh orang tua kami. Kakek nenek kami,” ungkap Gus Kautsar.
Ia pun merasa heran kepada orang yang bangga sekali jika dipanggil ‘Gus’. Padahal jika yang bersangkutan mau memahami bahwa ia dipanggil ‘Gus’ sama sekali bukan karena kehebatannya.
“Hanya untuk mengingatkan: Hei Mas, Anda itu anaknya orang hebat. Sekarang berusahalah untuk kemudian memantaskan diri menjadi orang yang lumayan. Tidak usah seperti bapaknya, setidaknya lumayan,” ujar Gus Kautsar.

Share this article
Banyak yang menilai tak sepantasnya orang dengan panggilan 'Gus' mengucapkan kata 'goblok' kepada seorang penjual es teh.