KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, The Green Hotel menjadi lokasi isolasi pasien corona tanpa gejala atau yang dikenal dengan orang tanpa gejala (OTG). Ini ditetapkan karena hotel tersebut sudah memiliki pengalaman mengisolasi hal yang sama.
The Green Hotel kata Rahmat, sudah berpengalaman sebagai tempat karantina perusahaan yang karyawannya usai berpergian ke luar negeri.
"Di Green Hotel ini pernah merawat 50 orang untuk isolasi orang dari sebuah perusahaan berarti dia sudah familiar," kata di The Green Hotel, Rabu (23/9/2020).
Pepen, sapaan akrabnya, belum dapat memastikan kapan hotel ini beroperasi untuk isolasi. Sebab, hal itu bergantung kepada keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: Melanggar, Petugas Gabungan Segel 3 Tempat Usaha di Sunter Agung Jakarta Utara
"Kalau ini kan ada hak dan kewajiban membayar hotel, makanya nanti BPBD segera menyampaikan kepada BNPB untuk mengajukan proposal tentang penanganan covid di sini," jelas dia.
Dia menerangkan, saat ini tempat isolasi pasien Covid-19 di Kota Bekasi jumlahnya ada 700 bed baik untuk RSUD maupun RS swasta rujukan. Kapasitas yang tersisa tinggal 155 bed.
Meski akan menggunakan hotel sebagai tempat isolasi OTG, namun ia memastikan perluasan kapasitas tempat isolasi di Stadion Patriot Candrabhaga juga akan tetap berjalan.
"Kita tetap melakukan antisipasi karena kita enggak tahu, mudah mudahan berkurang (kasus covid) terus turun-turun sama kaya waktu bulan April ke Mei," ujarnya.
Saat ini, kapasitas di stadion yang siap digunakan ada 57 bed. Sedianya akan ditambah hingga 100 bed di tribun timur. Jika menggunakan hotel, maka kapasitas bed akan bertambah sebanyak 90 bed.
AYO BACA : Dishub Kota Bogor Luncurkan Sima Pangeran dan SPS

Share this article
The Green Hotel kata Rahmat, sudah berpengalaman sebagai tempat karantina perusahaan yang karyawannya usai berpergian ke luar negeri.