KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Head of Public Relation & Digital PT Suzuki Indomobil Sales, Rudiansyah mengatakan, pihaknya memangkas kapasitas produksi hingga 50%. Itu dilakukan lantaran 71 karyawannya dinyatakan positif Covid-19.
Kini pabrik yang berada Tambun I, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tutup sementara sejak 13 April, dan dibuka bertahap hingga penuh saat 22 Mei. Baru dua bulan beroperasi, pihaknya harus kembali menutup usai adanya ledakan kasus tersebut.
“(sebelumnya) penutupan pabrik sementara sudah dari bulan April, tanggal 13. Pabrik ditutup, tidak boleh ada aktivitas. Dilakukan bertahap tiga kali, dan selesai tanggal 22 Mei. Buka kembali secara bertahap tanggal 26 Mei untuk ekspor,” kata Rudi melalui pesan singkat kepada Republika, Jumat (28/8/2020).
AYO BACA : Suzuki Akan Rapid Test Karyawan Tiap Dua Minggu
“Yang pengurangan kapasitas 50% itu sekarang untuk perakitan (assembly) sepeda motor,” kata Rudi.
Sebelumnya, menurut Rudi, ditemukannya kasus Covid-19 muncul saat ada rapid tes secara massal di pabrik. Setelah ada yang reaktif, pihak perusahaan pun menindaklanjuti dengan melakukan PCR (polymerase chain reaction) tes terhadap semua karyawan yang memiliki riwayat interaksi dengan karyawan yang terpapar.
“Sebetulnya sebelum Agustus, sebelum pandemi kita rutin rapid. Nah tapi yang masif di awal Agustus. Dari situ mulai kelihatan yang positif. Di awal Agustus kita mulai melakukan rapid dan swab,” terang Rudi, Jumat (28/8/2020).
AYO BACA : Setelah LG, Kini 71 Karyawan Suzuki Bekasi Terpapar Covid-19

Share this article
“(sebelumnya) penutupan pabrik sementara sudah dari bulan April, tanggal 13. Pabrik ditutup, tidak boleh ada aktivitas. Dilakukan bertahap tiga kali, dan selesai tanggal 22 Mei. Buka kembali secara bertahap tanggal 26 Mei untuk ekspor,” kata Rudi melalui pesan singkat kepada Republika, Jumat (28/8/2020).