Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Ilustrasi Rokok Ilegal (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Ilustrasi Rokok Ilegal (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Poin Penting
  • Skema "rangkul lalu pukul" Kemenkeu bidik penerimaan Rp30 T dengan tarik pabrik rokok ilegal masuk sistem legal.

  • Kritikus khawatir tarif murah jadi karpet merah bagi pelaku pasar gelap untuk tamengi kecurangan produksi baru.

  • Pakar desak penegakan hukum tegas tanpa kompromi ketimbang tambah layer cukai yang berisiko matikan industri legal.

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan tengah menggodok skema baru dalam struktur cukai hasil tembakau (CHT) untuk tahun fiskal 2026.

Strategi yang muncul ke permukaan adalah rencana penambahan layer baru dengan tarif lebih rendah, sebuah langkah yang bisa disebut sebagai taktik "rangkul lalu pukul".

Namun, pertanyaannya, apakah cara ini efektif untuk menciptakan legalitas usaha pabrik rokok yang patuh, atau justru menjadi celah baru bagi kecurangan?

Merangkul Pelaku Ilegal ke Sistem Resmi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa penambahan lapisan tarif ini bertujuan untuk menarik produsen rokok ilegal agar masuk ke dalam sistem legal.

Dengan menyediakan tarif yang lebih rendah dan terjangkau, pemerintah berharap para pengusaha "bawah tanah" ini bersedia mendaftarkan usahanya secara resmi.

Logika di balik strategi ini adalah pengawasan. Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa jika pabrik-pabrik tersebut sudah memiliki legalitas, pemerintah akan jauh lebih mudah melakukan penegakan hukum bea cukai terhadap mereka yang tetap membandel atau melanggar aturan.

Dari sisi ekonomi, potensi kebocoran negara akibat rokok ilegal diperkirakan mencapai Rp60 triliun, dan skema ini diharapkan bisa menarik kembali penerimaan negara sebesar Rp20 triliun hingga Rp30 triliun.

Psikologi Pasar Gelap

Meski terdengar ideal secara administratif, para ahli dan pelaku usaha menyatakan kekhawatiran mendalam.

Strategi merangkul ini dikhawatirkan justru memberikan "karpet merah" bagi produk ilegal untuk berkompetisi secara tidak sehat dengan industri legal.

Produsen legal saat ini sudah terbebani cukai sebesar 50-80%, sehingga adanya layer baru yang sangat rendah menciptakan ketimpangan harga yang jomplang.

Ada risiko psikologis di mana pelaku pasar gelap tidak benar-benar beralih menjadi patuh.

Sebaliknya, mereka bisa memanfaatkan status legal baru tersebut sebagai tameng untuk tetap menjalankan praktik curang, seperti melaporkan volume produksi yang lebih rendah dari aslinya atau memproduksi merek lain secara ilegal di balik izin resmi mereka.

Apalagi, tantangan seperti aturan kemasan polos (plain packaging) diprediksi akan mempermudah pemalsuan produk di lapangan.

Banyak pihak menekankan bahwa solusi utama bukanlah sekadar menambah regulasi atau lapisan tarif baru, melainkan penguatan penegakan hukum yang nyata.

Para ahli mendesak pemerintah untuk menerapkan strategi "ketahuan langsung tutup" bagi perusahaan yang terbukti ilegal, tanpa perlu memberi kompromi melalui lapisan cukai rendah.

Tanpa konsistensi dalam penegakan hukum bea cukai, pemberian tarif rendah berisiko memicu fenomena downtrading, di mana konsumen beralih ke rokok yang lebih murah namun legalitasnya meragukan.

Pada akhirnya, kebijakan ini harus diuji melalui Regulatory Impact Assessment (RIA) yang mendalam agar tidak justru mematikan industri legal yang selama ini menjadi sandaran hidup 6 juta tenaga kerja di sektor tembakau.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Purbaya Yudhi Sadewa
# rokok
# tarif

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).