TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kondisi Stasiun Pasar Senen kian rapi dan tertata setelah KAI bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Mass Rapid Transit Jakarta (Perseroda) berkolaborasi dalam melakukan penataan kawasan stasiun kereta api di DKI Jakarta yang diresmikan pada Rabu (17/6/2020).
Kini tersedia akses bagi pejalan kaki yang nyaman untuk menuju ke stasiun. Akses pejalan kaki berada di pintu tengah atau di kawasan plaza stasiun yang merupakan area integrasi antarmoda. Perubahan jalur pejalan kaki tersebut dimaksudkan untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya pelanggan kereta dari dan menuju stasiun jika ingin melanjutkan perjalanan dengan transportasi lainnya.
Kawasan plaza dengan luas 1.427,5 meter persegi tersebut juga dilengkapi kanopi sebagai peneduh dan terdapat fasilitas rak sepeda serta ruang terbuka hijau untuk menciptakan kawasan sehat
Saat ini sudah ada integrasi di sisi utara stasiun dengan penyediaan halte bus transjakarta. Lalu ada lokasi menurunkan pelanggan angkutan daring dan area antrean angkutan bajaj di sisi selatan stasiun. Kemudian pelanggan juga dapat memanfaatkan lay-by kendaraan area untuk drop off-pick up mobil serta bus kecil (Jak Lingko & Reguler) untuk menghindari penumpukan kendaraan.
AYO BACA : KISAH ANAK PANCONG: Ada yang Jadi Jenderal, Ada yang Ngetop Sebagai Komedian (1)
Pelanggan atau masyarakat yang melintas juga akan semakin nyaman karena KAI menyediakan marka zebra cross di depan PD Pasar Jaya dan depan Terminal Senen untuk memudahkan menyebrang jalan. Penataan juga meliputi pemindahan halte eksisting sehingga lebih terkoneksi dan dekat dengan selasar stasiun untuk kemudahan pelanggan berpindah moda.
Selain itu, pelanggan yang baru turun dari kereta api di stasiun juga tidak akan kebingungan untuk mencari lokasinya, karena sudah tersedia rambu pengarah di dalam dan luar stasiun yang cukup jelas.
Hasil renovasi Stasiun Pasar Senen diharapkan dapat mendorong masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi publik dapat terlayani dengan baik dan lebih nyaman saat berpindah antarmoda. Dengan adanya penataan ini juga diharapkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan semakin meningkat.
Stasiun Pasar Senen merupakan salah satu stasiun tersibuk di Indonesia. Saat kondisi normal sebelum Pandemi Covid-19, jumlah pelanggan KRL mencapai 7.342 pelanggan perhari. Sedangkan pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal mencapai 16.308 pelanggan per hari, dan saat peak season 19.379 pelanggan per hari.
Pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru, KAI mengoperasikan 4 KA Jarak Jauh dari Pasar Senen yaitu KA Bengawan (Pasar Senen - Purwosari pp), KA Tegal Ekspress (Pasar Senen - Tegal pp), KA Serayu (Pasar Senen - Purwokerto pp), dan KA Kertajaya (Pasar Senen - Surabaya Pasarturi pp). Seluruh pelanggan diharuskan melengkapi syarat sebelum dapat berangkat dan diharuskan mematuhi seluruh protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan
Saat ini, ketika pengguna KA atau masyarakat memasuki kawasan plaza stasiun, akan terlihat jelas salah satu monumen bersejarah di Jakarta yaitu Monumen Tekad Merdeka atau Perjuangan Senen. Monumen ini sempat terlupakan karena pernah tersembunyi diantara lapak pedagang asongan. Seiring dengan penataan stasiun, monumen ini kembali hadir dengan tampilan yang lebih baik dan terawat.
Monumen Tekad Merdeka
Monumen ini dibangun untuk mengenang berbagai peristiwa yang pernah terjadi di daerah Senen dan sekitarnya. Senen dan sekitarnya adalah daerah yang pernah menjadi lokasi pertempuran pejuang-pejuang Indonesia selama perjuangan fisik Jakarta, terutama setelah kapal-kapal perang Sekutu mendarat di Teluk Jakarta (29 September 1945).
Patung Monumen Perjuangan Senen bergaya realistis dengan teknik pembuatan beton cor bubut batu semen yang didatangkan dari daerah Sleman Jawa Tengah. Pembuatan patung dilakukan di Sanggar Pucuk Citra dan diresmikan oleh Walikota Jakarta Pusat A. Munir pada tanggal 2 Mei 1982.
Setelah dilakukan penataan Stasiun Pasar Senen, monumen tersebut kini dapat terlihat dengan jelas oleh masyarakat yang melintas plaza stasiun. Monumen tersebut menambah keindahan kawasan Stasiun Pasar Senen yang kini sudah tertata dengan baik.
Dengan adanya penataan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami sejarah kawasan senen, turut membantu melestarikannya, dan dapat lebih nyaman saat akan menggunakan kereta api di Stasiun Pasar Senen.
AYO BACA : Wajah Baru Stasiun Senen, Gimana Menurut Kalian? Ini Sejarahnya (1)

Share this article
Wajah Baru Stasiun Senen, Gimana Menurut Kalian? Ini Sejarahnya (2) Kondisi Stasiun Pasar Senen kian rapi dan tertata setelah KAI