Info Valid dari Pusat! 17 Golongan Ini Dipastikan Tak Terima PKH dan BPNT September-Oktober, Nomor 10 Jangan Dilakukan!

Golongan yang dinyatakan tidak layak menerima bansos PKH dan BPNT periode salur September-Oktober
Golongan yang dinyatakan tidak layak menerima bansos PKH dan BPNT periode salur September-Oktober

AYOJAKARTA.COM - Bansos PKH dan BPNT masih terus disalurkan oleh Kemensos kepada keluarga penerima manfaat.

Beberapa KPM PKH dan BPNT masih menerima pencairan bansos reguler ini untuk periode salur Juli-Agustus.

Pencairan bansos PKH dan BPNT disalurkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI secara bertahap.

Bansos PKH dan BPNT disalurkan untuk keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Baca Juga: Kenapa Pengumuman CPNS Belum Keluar? Coba Login di Sini!

Bansos reguler yang dikelola oleh Kemensos ini dicairkan secara bertahap baik untuk penyaluran via KKS murni atau peralihan PT Pos Indonesia ke KKS.

Hanya KPM yang tercatat dalam DTKS Kemensos dan dinyatakan layak sebagai penerima bansos, yang nantinya mendapatkan pencairan PKH dan BPNT periode selanjutnya.

Target penerima bansos PKH dan BPNT berbeda-beda. Untuk bansos PKH disalurkan untuk 10 juta KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT.

Sedangkan bansos BPNT disalurkan untuk 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.

Baca Juga: Kamu Masuk ke Kategori Pelamar CPNS 2024 yang TMS? Jangan Panik, Ini Dia Contoh Kalimat Sanggahan yang Bisa Kamu Perhatikan!

Berikut nominal pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober yang diterima oleh KPM melalui KKS.

- Kategori anak SD sederajat Rp150 ribu

- Kategori anak SMP sederajat Rp250 ribu

- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp334 ribu

- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp400 ribu

- Kategori penyandang disabilitas berat Rp400 ribu

- Kategori Ibu hamil Rp500 ribu

- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp500 ribu

- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp1,8 juta

Untuk menetapkan nama-nama penerima bansos PKH dan BPNT, Pusdatin Kemensos terus melakukan validasi dan verifikasi data penerima baik PKH maupun BPNT.

Seperti contohnya PKH, Pusdatin harus mengevaluasi setiap komponen yang dimiliki oleh KPM, apakah sesuai ketentuan yang sudah dipersyaratkan.

Baca Juga: Cek Kartu Keluarga Kamu Sekarang! 7 Kategori KPM Bansos Ini Kena Aturan Baru DTKS dan akan Dicoret dari PKH September-Oktober Tahun Ini!

Proses verifikasi data didapatkan dari sinkronisasi beberapa data utama, mulau dari usulan atau rekomendasi kelayakan dari pemerintah daerah setempat di masing-masing daerah, data Dukcapil, data DTKS, hasil foto geo tagging, hingga data BPJS Ketenagakerjaan.

Jika semua data sinkron dan padan maka Pusdatin akan terverifikasi, dan menetapkan calon penerima bansos PKH dan BPNT yang dinyatakan layak menerima bansos.

Berdasarkan instruksi langsung dari Kemensos, tidak semua KPM yang terdaftar di DTKS akan dinyatakan layak sebagai penerima bansos.

Pusdatin akan lebih selektif untuk memvalidasi data penerima bansos hingga menetapkan nama KPM yang menerima bansos PKH dan BPNT.

Baca Juga: Gegara Akun Fufufafa Gibran Kena Doxing Sampai ke Akar-akarnya, Data Pribadi Seperti NIK hingga Nomor Telepon Pribadi Tersebar

Jika terindentifikasi KPM calon penerima memiliki minimal salah satu dari golongan yang tidak layak menerima bansos PKH dan BPNT, maka KPM tersebut tidak bisa ditetapkan sebagai penerima bantuan.

Walaupun KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT tersebut telah menerima pencairan PKH periode sebelumnya.

Lalu golongan KPM apa saja yang tidak mendapatkan pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober?

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos pada hari Selasa, 17 September 2024, berikut golongan KPK yang dinyatakan tidak layak menerima pencairan bansos PKH dan BPNT September-Oktober.

1. Alamat KPM tidak ditemukan

2. KPM yang individunya atau orangnya tidak ditemukan

3. KPM meninggal dunia kecuali telah dilakukan pergantian pengurus dalam satu KK misalnya bisa digantikan ahli waris atau istri, suami, atau anak yang sudah berusia lebih dari 17 tahun bisa menjadi pengurus pengganti

4. Memiliki pekerjaan sebagai ASN, TNI atau Polri

5. Anggota keluarga terdeteksi memiliki pekerjaan sebagai ASN, TNI atau Polri

Baca Juga: KJP Plus Dikabarkan akan Dihapus dan Diganti dengan Program Sekolah Gratis, tapi Kok Masih di Data? Ini Dia Jawabannya!

6. Sudah mampu atau memiliki kriteria sesuai dengan pedoman umum setiap program yang didapatkan

Contoh KPM PKH harus memiliki komponen PKH

7. Pensiunan dari ASN, TNI/Polri

8. Memiliki pekerjaan sebagai guru yang sudah terverifikasi

9. Memiliki penghasilan rutin yang bersumber dari APBN atau APBD

10. Menolak menerima program bantuan sosial misalnya tidak bersedia untuk menjadi penerima bansos PKH, BPNT, atau KIS PBI

11. Berpenghasilan di atas upah minimum provinsi atau kabupaten/kota

12. Terdaftar sebagai pengurus atau pemilik perusahaan

13. Terdaftar sebagai tenaga kesehatan

14. Berstatus aktif sebagai perangkat desa

15. Sudah menerima bansos selain dari Kemensos

16. Sudah ditidaklayakkan oleh pemerintah daerah setempat untuk kembali mendapatkan pencairan bansos PKH

Baca Juga: Data Lengkap Pemilik Akun Kaskus Fufufafa Dibocorkan Anonymous Indonesia, Gibran Disebut Tak Bisa Mengelak Lagi

17. Sudah tidak ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial reguler melalui Surat Keputusan Kemensos.

Jika KPM ingin mengecek masih layak atau tidak sebagai penerima bansos PKH atau BPNT, maka bisa bertanya langsung ke pendamping sosial.

Nantinya pihak pendamping sosial akan mengecek status kepesertaan KPM melalui SIKS-NG agar hasilnya akurat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Gadget

Cuma Rp2 Jutaan, Realme P4x Tawarkan Baterai 8000 mAh dan Fitur AI Gaming Partner untuk Main Game Sepuasnya

Realme P4x resmi hadir di Indonesia mulai Rp2,4 jutaan membawa baterai monster 8000 mAh. Dipuji Jagat Review, HP tahan banting standar militer ini dibekali layar 120 Hz, chip UniSOC T7250, dan NFC.

Metropolitan

Jakarta Urban Knowledge Hub Resmi Dibuka, Jadi Wadah Kolaborasi Baru untuk Rumuskan Berbagai Solusi Tantangan Perkotaan Berbasis Data dan Riset

Peluncuran Jakarta Urban Knowledge Hub menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam membangun Jakarta menuju kota global.

Bisnis

Pindang Cukanggenteng Naik Kelas! Ibu-Ibu Nasabah PNM Mekaar Disuntik Modal dan Ilmu Kemasan Kreatif!

Sinergi PNM dan KKP latih 80 pengusaha pindang Cukanggenteng Bandung. Dorong legalitas NIB, manajemen keuangan, dan kemasan kreatif!

Metropolitan

Pramono Anung Susun SOP Baru Proyek Galian Jakarta, Jalan Tak Lagi Dibongkar Berulang Kali

Gubernur Pramono Anung meminta agar seluruh pekerjaan galian yang ada di ibu kota kini menggunakan satu SOP yang sama.

Jakarta Selatan

Info untuk Warga Jasel! Jakarta Selatan Career Fest dan Bazraar 2026 Hadir pada 7-8 Juli, Banyak Loker yang Dibuka untuk Pencari Kerja

Jakarta Selatan Career Fest dan Bazaar 2026 ini digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Jl. H.R Rasuna Said No. 22 mulai pukul 10.00-16.00 WIB.

Metropolitan

Rundown Jakarta Kreatif Festifal 2026 4-5 Juli di Istora Senayan, Nikmati Berbagai Aktivitas Seru yang Inspiratif dan Edukatif

Jakarta Kreatif Festival 2026 hadir dengan semangat “A Creative Movement for A Sustainable Global City”.

Jakarta Barat

Ditargetkan Rampung Desember 2026, Flyover Latumenten akan Dibangun 2 Arah, Ini 3 Manfaat yang Bisa Dirasakan Masyarakat

Flyover yang berada di kawasan Grogol, Jakarta Barat ini akan dibangun dengan dua arah sehingga mampu mengakomodasi arus kendaraan dari kedua sisi

Jakarta Selatan

Usai Dikritik, Gubernur Pramono Jelaskan Konsep Fasilitas 'Gembok Cinta' yang Akan Dibangun di Kawasan Rasuna Said

Pramono menyampaikan, lokasi pemasangan gembok cinta ala Korea itu bukan berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Nasional

PT KAI Siap Menggunakan BBM B50 untuk Seluruh Sarana Kereta Bertenaga Diesel, Uji Coba Ketat Dilakukan

Kebijakan ini dilakukan menyusul mendatori pemerintah yang resmi memberlakukan B50 sejak 1 Juli 2026.

Metropolitan

Yuk Hadir ke Jakarta Eco Future Fest 2026 Hari Ini dan Mampir ke Boothnya dengan Membawa Barang yang Masih Bisa Dikelola dan Tukarkan Sesuai Ketentuan

Acara ini merupakan rangkaian dalam menyambut 5 Abad Kota Jakarta pada 2027 sekaligus perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta.

Jakarta Barat

Tanggul Kali Grogol Rampung, Mengapa Cekungan Kemanggisan Masih Dibayangi Banjir?

Tanggul Kali Grogol sukses cegah luapan kali, tapi kawasan cekung Kemanggisan masih dibayangi banjir kiriman akibat drainase buruk. Gubernur DKI melarang bangunan liar dan sisa proyek rampung 2026.

Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jakarta Barat

Warga Pejompongan hingga Bintaro Siap-siap! Pramono Anung Bocorkan Daftar Prioritas Flyover Baru di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang mematangkan rencana pembangunan sejumlah flyover baru di titik-titik krusial.

Bisnis

Tak Lagi Fokus Perumahan, BTN Jabar Bidik Industri Horeca secara Masif

BTN Jabar memperluas transformasi bisnis dengan menggarap sektor Horeca melalui pembiayaan dan pembangunan ekosistem transaksi.

Bisnis

BTN Gandeng Ayo Media Network, Puluhan Kepala Cabang Dalami Strategi Hubungan Media

BTN mengunjungi Ayo Media Network untuk memperkuat sinergi dengan media, membahas komunikasi publik, media digital, dan manajemen krisis.

Bisnis

Dominasi KPR Subsidi, BTN Jabar Sumbang Aset Terbesar di Luar Jakarta

BTN Jabar menjadi penyumbang aset nasional terbesar di luar Jakarta sekaligus memimpin pangsa pasar KPR program pemerintah di Jawa Barat.

Jakarta Barat

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp62 Miliar untuk Proyek Pembangunan Kali Grogol, Tapi Tantangan Banjir Belum Hilang

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau proyek tanggul Kali Grogol, Jakbar, senilai Rp62 miliar. Warga menyambut baik karena kawasan jadi rapi, bebas bangunan liar, dan genangan banjir jadi cepat surut.

Jakarta Selatan

Bukan di JPO! Pramono Anung Buka Suara Soal Rencana 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

Jadi sorortan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait lokasi pasti pembangunan jembatan bertema 'Gembok Cinta' di kawasan Rasuna Said.

Tangerang

TPA Jatiwaringin Masih Membara: 7 Hektare Lahan Hangus, 64 Warga Dievakuasi

Sebanyak 64 jiwa kini telah dievakuasi ke hunian sementara yang layak demi menghindari dampak buruk asap pekat dan suhu panas dari kobaran api yang melanda TPA Jatiwaringin.

News

Demi Cuan 'Ompreng', Sekretaris Deputi BGN Lalu Muhammad Iwan Rela Akali Program MBG

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar modus licin pengadaan wadah makanan atau "ompreng" yang menyeret pejabat teras BGN sebagai tersangka.