AYOJAKARTA.COM -- Berkah Idul Adha! Ada bantuan tambahan yang menyusul cair setelah PKH dan BPNT cair merata di berbagai wilayah Indonesia.
Selamat bagi para keluarga penerima manfaat (KPM) khususnya bagi yang batuan PKH dan BPNT sudah tersalurkan di berbagai wilayah Indonesia.
Bagi KPM yang belum tersalurkan baik itu bantuan PKH maupun BPNT untuk alokasi Mei-Juni tetap bersabar karena penyaluran bansos dilakukan secara bertahap.
Sebelum mengecek di kantor bank atau ATM apakah bantuannya sudah cair atau belum, sebaiknya cek apakah masuk sebagai penerima PKH maupun BPNT atau tidak.
Para KPM bisa mengecek apakah masih terdaftar sebagai penerima manfaat melalui aplikasi SIKS-NG dan bisa ditanyakan kepada pendamping desa setempat.
Di sisi lain pemerintah mengabarkan bahwa ada bantuan tambahan yang akan disalurkan kepada para KPM setelah bansos PKH dan BPNT cair merata.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Naura Vlog pada Rabu 12 Juni 2024, bantuan yang dimaksud adalah bantuan beras yang akan dicairkan di tiga penyaluran atau tiga tahap.
Anggaran untuk bantuan ini adalah sebesar Rp9 triliun dengan target penerima sebanyak 22 juta KPM.
Bantuan ini merupakan bantuan perpanjangan dari bantuan besar sebesar 10 kg yang sebelumnya sudah diinformasikan bahwa akan berakhir tanggal 30 Juni 2024 dan tidak akan diperpanjang lagi.
Namun setelah melakukan rapat internal dengan Badan Pangan Nasional beserta Presiden RI, Kementerian Keuangan menyatakan masih memiliki anggaran Rp9 triliun untuk penyaluran kembali bantuan beras 10 kg yang disalurkan dalam 3 tahap.
Bansos beras yang disalurkan bukan 6 bulan lagi, melainkan hanya 3 bulan saja yang dicairkan dalam tiga tahap penyaluran, yaitu dicairkan mulai bulan Agustus, Oktober, dan Desember 2024.
Namun belum dijelaskan secara rinci apakah dari 22 juta penerima manfaat tersebut merupakan KPM PKH dan BPNT seperti penyaluran di tahun 2023 atau justru masih meneruskan data P3KE.
Pemerintah menambah anggaran sebesar Rp9 triliun untuk penyaluran bansos beras 10 kg yang disalurkan dalam 3 tahap yaitu bulan Agustus, Oktober, dan Desember 2024 terhadap 22 juta KPM.***

Share this article
Berkah Idul Adha! Ada bantuan tambahan yang menyusul cair setelah PKH dan BPNT cair merata di berbagai wilayah Indonesia.