AYOJAKARTA.COM - Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2025 memasuki fase pencairan tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung antara bulan Mei hingga Juni 2025.
Kedua program unggulan pemerintah Indonesia ini dirancang khusus untuk mengurangi angka kemiskinan melalui bantuan sosial yang tepat sasaran.
Memberikan harapan nyata bagi keluarga penerima manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Sistem pencairan dana PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap dengan mekanisme penyaluran melalui dua jalur utama: rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk sebagian besar penerima, dan melalui Kantor Pos Indonesia untuk KPM tertentu.
Meskipun tahap pertama telah dimulai dan hampir merata pencairannya hingga saat ini, masih terdapat sejumlah KPM yang belum menerima bantuan tahap pertama.
Sehingga pemerintah terus memantau dan memastikan distribusi yang menyeluruh.
Pencairan PKH dan BPNT tahun 2025 dibagi menjadi empat tahap strategis yang tersebar sepanjang tahun untuk memastikan kontinuitas bantuan.
Tahap pertama telah berlangsung dan hampir selesai didistribusikan, tahap kedua dijadwalkan antara Mei-Juni 2025, tahap ketiga akan dilaksanakan pada Agustus-September 2025, dan tahap keempat pada November-Desember 2025.
Baca Juga: Cirebon Duluan! Saldo Rp600.000 Masuk KKS BNI, BRI, BSI, dan Mandiri, PKH BPNT Tahap 2 Dimulai
Besaran bantuan PKH bervariasi berdasarkan kategori penerima dengan rincian sebagai berikut:
ibu hamil dan anak usia dini (0-6 tahun) menerima Rp750.000 per tahap atau total Rp3 juta per tahun, anak SD sederajat mendapat Rp225.000 per tahap atau total Rp900.000 per tahun, sedangkan kategori lansia dan penyandang disabilitas memperoleh Rp600.000 per tahap.
Variasi besaran bantuan ini dirancang khusus untuk mencakup berbagai kebutuhan spesifik dari setiap kategori penerima, sehingga bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam membantu perekonomian keluarga.
Pemerintah menargetkan sebanyak 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai target penerima PKH tahun 2025, menunjukkan komitmen serius dalam program pengentasan kemiskinan dan pemberian dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan jumlah penerima yang sangat besar ini, diharapkan program PKH dan BPNT dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap stabilitas perekonomian keluarga penerima di seluruh Indonesia.
Baca Juga: JUMBO Resmi Geser KKN di Desa Penari Sebagai Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
Masyarakat yang ingin mengecek status kepesertaan mereka sebagai penerima manfaat dapat mengakses situs resmi cekbansos.go.id untuk mendapatkan informasi terkini mengenai status penerimaan bantuan sosial, termasuk PKH dan BPNT.
Penting bagi para KPM untuk selalu memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial guna mendapatkan update terbaru dan paling akurat mengenai jadwal pencairan, persyaratan, dan mekanisme penyaluran bantuan.
Dengan adanya bantuan sosial ini, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan membantu memenuhi kebutuhan dasar, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.***

Share this article
Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2025 memasuki fase pencairan tahap kedua