Sunat Dana BLT di Jawa Barat, Ridwan Kamil Lakukan Evaluasi Bakal Cekal Oknum Nakal

- Senin, 19 September 2022 | 16:57 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui adanya kasus pemotongan BLT BBM di Jawa Barat juga kasus BLT yang disengaja tidak tepat sasaran. (AyoBandung.com/Rahmat Kurniawan)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui adanya kasus pemotongan BLT BBM di Jawa Barat juga kasus BLT yang disengaja tidak tepat sasaran. (AyoBandung.com/Rahmat Kurniawan)

AYOJAKARTA.COM -- Bantuan Langsung Tunai (BLT) program pemerintah pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) kini dicairkan pada Senin, 19 September 2022. Namun terdapat dugaan penyunatan dana BLT BBM terjadi di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Hingga Gubernur Jabar Ridwan Kamil turun tangan akan evaluasi penyaluran pencairan dana BLT BBM ke masyarakat. Dugaan ini muncul setelah banyaknya laporan pemotongan dana pada BLT BBM.

Sebelumnya, laporan pertama kali datang dari Kabupaten Sumedang dan menyusul daerah-daerah lainya. Laporan tersebut ada karena dugaan oknum yang tidak bertanggung jawab memotong dana BLT BBM.

Baca Juga: Identitas Bjorka Terungkap? Ini Pengakuan dari Muhammad Agung Hidayatullah!

Ridwan Kamil pun menyikapi hal tersebut dengan langkah-langkah praktis guna mencegah oknum nakal memotong dana BLT ke masyarakat yang diperuntukan bagi orang-orang terdampak kenaikan harga BBM.

Ridwan Kamil mengaku dan tidak menampik adanya kasus sunat BLT yang terjadi di Jawa Barat bahkan ada kesengajaan penyaluran dana BLT tersebut tidak tepat sasaran.

"ya euy itu banyak sekali (laporan), ada yang dipotong, sengaja salah sasaran, macam-macam," ujar Ridwan Kamil, dikutip AyoJakarta.com dari AyoBandung.com pada Senin, 19 September 2022.

Baca Juga: Apa Itu Rebo Wekasan dan Kapan? Ini Penjelasan dari Mbah Moen Lengkap dengan 5 Amalan Tangkal Bala

Evaluasi langkah yang diambil Gubernur Jawa Barat tersebut dengan membentuk tim khusus menangani kasus tersebut.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Deal! UMK Kota Bekasi Dipastikan Capai Rp5,1 Juta

Rabu, 30 November 2022 | 18:25 WIB

Prediksi UMR Jakarta Naik 5,6 Persen, Berikut Rumusannya

Selasa, 29 November 2022 | 20:22 WIB
X