AYOJAKARTA.COM – Pada Sabtu, 3 September lalu pemerintah menetapkan aturan kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) yang berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Aturan kenaikan BBM tersebut justru dirasa merugikan oleh seluruh masyarakat Indonesia, di mana naiknya BBM berdampak dengan kenaikan bahan baku lainnya.
Pemerintah sempat berupaya untuk memberikan bantuan subsidi upah kepada masyarakat, namun bantuan tersebut terkesan tidak efektif karena tidak semua masyarakat dapat menerima bantuan tersebut.
Baca Juga: Surat Ferdy Sambo dari Penjara Catut Nama Hendra Kurniawan hingga Singgung Aset Polri, Begini Isinya
Baru-baru ini setelah naiknya harga BBM, banyak masyarakat yang mengeluhkan isu borosnya BBM bersubsidi jenis Pertalite
Banyak isu yang tersebar atas borosnya BBM jenis Pertalite tersebut di media sosial, salah satunya di Facebook.
Keluhan tersebut disampaikan mulai dari masyarakat pengguna kendaraan hingga komunitas pengemudi ojek online.
Banyak yang menduga, jika borosnya BBM bersubsidi jenis Pertalite itu disebabkan oleh penurunan kualitas bahan bakar milik Pertamina.
Meskipun begitu, masyarakat tidak bisa menjelaskan dugaan perubahan kualitas BBM tersebut secara teknis dikarenakan kurangnya pengetahuan dan informasi.
Lantas apa saja hal yang dapat membuat bahan bakar minyak menjadi boros? Berikut ulasannya seperti yang dihimpun dari AyoSurabaya.com.
Baca Juga: Identitas Hacker Bjorka 'Dibongkar' Mang Osa, Begini Penampakan Wajahnya
1.RPM tidak stabil
RPM kendaraan menjadi tidak stabil merupakan salah satu penyebab borosnya bahan bakar. Hal tersebut disebabkan oleh RPM karburator yang naik turun karena celah platina terlalu lebar.
2. Air filter kotor
Saringan udara yang kotor juga menjadi penyebab borosnya bahan bakar. Hal ini dikarenakan volume udara yang masuk menuju ruang bakar menjadi terhambat.
3. Throttle body kotor
Tarikan kendaraan lambat dapat berdampak pada borosnya konsumsi bahan bakar yang tinggi.
Baca Juga: Link Video Viral Zee JKT48 Diduga Menghisap Pods Vape Tersebar di Media Sosial, Klik di Sini
4. Elektroda busi aus
Kondisi busi yang aus dapat berdampak pada borosnya bahan bakar. Hal tersebut disebabkan oleh pemasangan busi dan kepala busi yang tidak benar.
5. Spesifikasi oli salah
Jenis oli yang tidak sesuai dengan kendaraan bisa membuat bahan bakar yang terpakai menjadi boros.
Itulah kelima faktor yang menyebabkan BBM terasa boros dari biasanya.
Masyarakat juga dapat memastikan kendaraannya kembali sebelum bepergian, agar mencegah terjadinya pemborosan BBM kembali.***
- Disclaimer: Berita ini telah tayang sebelumnya di AyoSurabaya.com dalam "BBM Menjadi Boros Sejak Harga Naik? Berikut Adalah Beberapa Penyebab Utama".

Share this article
Apa saja hal yang dapat membuat bahan bakar minyak (BBM) seperti Pertalite menjadi boros? Berikut ulasannya.