KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meresmikan pergantian Jalan Kesehatan menjadi Jalan RM Tirto Adhi Soerjo.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pergantian nama jalan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap RM Tirto Adhi Soerjo, yang merupakan salah satu tokoh jurnalistik Nasional.
Dalam sambutannya, Bima Arya mengatakan bahwa cukup banyak tokoh-tokoh legendaris yang hebat tercatat dalam sejarah dan diakui oleh negara. Tapi sayangnya, tak sedikit juga tokoh-tokoh tersebut tidak dikenal secara kekinian oleh anak-anak muda.
“Padahal kiprahnya luar biasa, berpengaruh dan seharusnya menginspirasi. Salah satunya adalah sosok RM Tirto Adhi Soerjo. Surat kabar pertama yang berbahasa melayu, didirikan oleh beliau. Beliau juga mempin Sarikat Islam. Jurnalis yang kritis, juga menjadi organisator dan aktivis,” kata Bima, Rabu 10 November 2021.
Bima melanjutkan, kisah dan sosok Tirto yang fenomenal kemudian menginspirasi Pramoedya Ananta Toer untuk membuat buku berjudul ‘Bumi Manusia’. Menurut Bima, sosok Tirto penting untuk dipopulerkan kembali secara kekinian.
“Karena hari ini kita melihat tantangan teman-teman jurnalis adalah begitu. Tetap kritis di masa krisis itu tidak mudah. Saya kira itu tantangan kita sekarang, menjaga jurnalisme yang kritis, sehat, produktif dan independen,” ujarnya.
Untuk membumikan kembali sosok Tirto, namanya diabadikan menjadi sebuah jalan di Kota Bogor menggantikan Jalan Kesehatan yang membentang mulai dari depan Kantor Dinas Kesehatan hingga Jalan Pemuda, Tanahsareal, Kota Bogor.
“Maka dari itu nama beliau diresmikan sebagai nama jalan di pusat Kota Bogor. Mudah-mudahan bisa terus menginspirasi teman-teman jurnalis dan masyarakat lainnya," jelasnya.
Di tempat yang sama, Guru Besar Ilmu Sejarah pada Departemen Sejarah dan Filologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Prof. Nina Herlina mengungkapkan, RM Tirto Adhi Soerjo dianugerahi gelar pahlawan nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 85/TK/2006 pada 3 November 2006.
“Alasan utama penganugerahan gelar itu adalah RM Tirto Adhi Soerjo merupakan pionir pers nasional dengan menerbitkan Medan Prijaji yang didistribusikan secara nasional. Melalui surat kabar harian milik pribumi inilah perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan diberitakan secara luas,” ungkap Prof Nina.
Nina juga mengaku bangga dan bersyukur ketika Wali Kota Bogor Bima Arya menginisiasi RM Tirto Adhi Soerjo sebagai nama jalan. “Sebagai pahlawan nasional, nilai-nilai kejuangannya harus dilestarikan, disosialisasikan dan diwariskan kepada generasi muda," bebernya.
Mengabadikan RM Tirto Adhi Soerjo sebagai nama jalan merupakan upaya pemerintah untuk memberi penghargaan atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara. Kedua, agar generasi milenial dapat mengenang perjuangan RM Tirto Adhi Soerjo dan mendapat inspirasi bagaimana berbakti kepada bangsa dan negara.
“Ketiga, sebagai bahan pendidikan nasional khususnya pembinaan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Terkait dengan itu, Pemerintah Kota Bogor telah menetapkan perubahan nama Jalan Kesehatan menjadi Jalan Tirto Adhi Soerjo. Ini sangat kami apresiasi,” ujar dia.
Share this article
Pergantian nama jalan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap RM Tirto Adhi Soerjo, yang merupakan salah satu tokoh jurnalistik Nasional.