Cegah Banjir Terulang, Pemkab Bogor Bakal Bangun Bendungan di Sungai Cidurian

Cegah Banjir Terulang, Pemkab Bogor Bakal Bangun Bendungan di Sungai Cidurian
KABUPATEN BOGOR, AYOJAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berencana bakal membangun bendungan untuk mengatur debit air di Sungai Cidurian yang melintasi sejumlah kecamatan di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pembangunan bendungan tersebut dilakukan untuk mengatur debit air di Sungai Cidurian. Pasalnya, aliran Sungai Cidurian kerap kali menimbulkan banjir lintasan ke pemukiman warga yang berlokasi tak jauh dari bibir sungai.
Ade Yasin menilai, pembangunan bendungan di aliran Sungai Cidurian tentunya perlu dilakukan segera mengingat banjir lintasan seperti ini bukanlah kali pertama. Pada 2020 awal pun banjir lintasan sempat terjadi akibat luapan aliran Sungai Cidurian, bahkan lebih parah.
"Tentunya kami harus pikirkan bagaimana meminimalisir kemungkinan bencana ini tidak terulang kembali. Salah satunya mungkin dengan membangun bendungan. Karena banjir seperti ini bukan yang pertama," katanya, Rabu 8 September 2021.
Ade Yasin menjelaskan, saat ini rencana pembangunan bendungan pada aliran Sungai Cidurian itu tengah masuk proses lelang.
"Kalau tidak salah sedang dilelangkan. Semoga saja dalam waktu dekat ini bisa langsung turun ke lapangan untuk peninjauan. Agar pembangunannya bisa segera dilakukan," ujarnya.
Tidak hanya itu, Ade Yasin juga menugaskan BPBD Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasiall (BIG) untuk melakukan investigasi penyebab terjadinya bencana tersebut.
“Karena airnya sangat deras sekali walaupun intensitas hujan itu tidak terlalu besar, jadi perlu diselidiki apa yang terjadi di atas. Perlu dilihat dengan menggunakan drone, bagaimana penyebabnya air bisa tumpah ruah,” katanya.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
pembangunan bendungan tersebut dilakukan untuk mengatur debit air di Sungai Cidurian. Banjir bukan pertama kali terjadi.